Blitar, serayunusantara.com – Bupati Blitar, Rijanto, meninjau progres pembangunan pasar sementara di Lapangan Babadan, Kecamatan Kesamben, Rabu (3/12/2025) kemarin. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan lokasi relokasi pedagang Pasar Kesamben sebelum pembangunan pasar permanen dimulai.
Dalam peninjauan tersebut, Rijanto turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Bappedalitbang, serta unsur Muspika Kecamatan Kesamben.
Rijanto menjelaskan bahwa relokasi pedagang diperlukan agar proses pembersihan area dan akses alat berat di kawasan Pasar Kesamben dapat berjalan tanpa hambatan. Pembangunan pasar baru ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026.
“Relokasi ini penting agar pembangunan dapat segera berjalan sesuai jadwal. Kami menyiapkan 20 lapak di pasar sementara. Satu lapak bisa menampung 12 pedagang, sehingga total ada 240 pedagang yang akan direlokasi ke sini,” kata Rijanto.
Baca Juga: Kawasan Hulu Selatan Blitar Kian Terbuka, Warga Ingat Banjir 2004, Perhutani Dinilai Abai
Ia menambahkan, pedagang dapat mulai pindah dan menempati lapak di pasar sementara pada 8 Desember 2025.
Sementara itu, sejumlah pedagang Pasar Kesamben menyambut positif rencana pemindahan ini, meski tetap berharap fasilitas pasar sementara dapat mendukung aktivitas jual beli mereka.
Salah satu pedagang sembako, Siti Khotimah, mengatakan relokasi ini memang tidak bisa dihindari demi pembangunan pasar baru. Namun, ia meminta pemerintah memastikan kenyamanan dan keamanan lapak yang disediakan.
“Kami mendukung pembangunan pasar baru, tapi fasilitas di pasar sementara juga harus memadai. Yang penting tempatnya aman, tidak becek, dan ramai dikunjungi pembeli,” ujarnya kepada serayunusantara, Sabtu (5/12/2025).
Pedagang lain, Sutrisno, menilai relokasi akan lebih baik jika pemerintah memastikan jalur keluar-masuk pembeli tetap mudah diakses.
“Kalau lokasinya jauh atau susah dijangkau, khawatirnya pembeli enggan datang. Kami berharap pemerintah bisa menjamin aksesnya tetap lancar,” kata dia.
Lebih jauh, Rijanto berharap proyek pembangunan Pasar Kesamben yang terbakar tiga tahun lalu dapat berlangsung lancar dan tuntas tepat waktu, sehingga aktivitas ekonomi warga kembali pulih.
“Harapan kami, proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian para pedagang maupun warga Kesamben,” ujar Bupati Blitar.(Jun)







