Sajian Soto Nikmat dan Kurma, Masjid Ar-Rahman Blitar Manjakan Jemaah Buka Puasa Gratis

Blitar, serayunusantara.com – Kemegahan Masjid Ar-Rahman di Kota Blitar tidak hanya memikat jemaah melalui arsitekturnya yang menyerupai Masjid Nabawi, tetapi juga melalui pelayanan sosialnya yang hangat di bulan suci Ramadan. Pada Jumat (6/3/2026), ratusan warga dan musafir memadati area serambi hingga ruang utama masjid untuk menikmati sajian buka puasa gratis berupa kurma, minuman segar, hingga menu utama soto yang nikmat.

Pantauan di lokasi menunjukkan kesibukan takmir masjid yang telah menata rapi piring-piring berisi soto hangat di atas lantai marmer yang bersih sejak pukul 17.00 WIB. Tradisi berbagi santapan bergizi ini menjadi agenda harian yang konsisten dilakukan pihak masjid untuk memfasilitasi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mempererat tali ukhuwah Islamiyah.

Baca juga: Praktis dan Variatif, Warga Kota Blitar Pilih Lauk Matang untuk Menu Buka Puasa

Ananda Putra, seorang jemaah asal Tulungagung, mengaku sengaja mampir ke Masjid Ar-Rahman untuk beribadah sekaligus merasakan atmosfer Ramadan yang khas di masjid tersebut. Menurutnya, pelayanan yang diberikan pihak masjid sangat memudahkan para musafir yang sedang dalam perjalanan dan tidak sempat mencari tempat berbuka.

“Soto yang disajikan sangat nikmat, apalagi ditambah kurma dan minuman segar sebagai pembuka. Saya dari Tulungagung merasa sangat terbantu dengan adanya buka puasa gratis ini, pelayanannya cepat dan semuanya tertib,” ujar Ananda Putra saat ditemui usai menikmati santapannya, Jumat (6/3/2026).

Setelah menyantap hidangan pembuka dan menu soto, para jemaah diarahkan untuk segera bersiap melaksanakan salat Maghrib berjamaah. Sistem pembagian makanan yang terorganisir membuat area masjid tetap terjaga kebersihannya meskipun dihadiri oleh ratusan orang dari berbagai daerah.

“Suasana kebersamaannya sangat terasa di sini. Meskipun jemaahnya membeludak, takmir sangat sigap membagikan nasi soto sehingga semua kebagian tepat sebelum azan berkumandang,” tambah pemuda asal Tulungagung tersebut. (Fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *