Blitar, serayunusantara.com – Sate taichan, varian sate ayam tanpa bumbu kacang dan tanpa kecap, semakin diminati masyarakat di Kota Blitar. Makanan yang dikenal lebih sehat ini kini mudah ditemukan di sejumlah kedai kuliner di berbagai sudut kota.
Berbeda dengan sate pada umumnya, sate taichan disajikan dengan daging ayam yang dibakar tanpa olesan bumbu manis. Penyajiannya dilengkapi sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam. Proses memasak yang sederhana serta minim penggunaan minyak dan gula membuat menu ini dianggap lebih ringan dan rendah kalori.
Silvi, salah satu penikmat sate taichan di Blitar, mengatakan bahwa ia memilih menu tersebut karena alasan kesehatan. “Rasanya tetap enak dan gurih meski tanpa bumbu kacang. Lebih terasa dagingnya dan tidak terlalu berat,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, kehadiran beberapa kedai sate taichan di Kota Blitar memberi lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner tanpa khawatir berlebihan terhadap asupan lemak dan gula. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau dan sesuai dengan kalangan pelajar hingga pekerja.
Baca Juga: Menemukan “Oase Kalcer” di Pasar Legi: Kala Lantai Dua Menjelma Galeri Seni dan Kopi Blitar
Para pelaku usaha kuliner melihat tren ini sebagai peluang. Mereka menghadirkan berbagai tingkat kepedasan sambal untuk menyesuaikan selera konsumen. Selain dimakan di tempat, sebagian kedai juga melayani pesanan bawa pulang dan layanan antar.
Dengan cita rasa khas pedas dan konsep yang lebih sederhana, sate taichan kini menjadi salah satu alternatif kuliner favorit warga Blitar.(Fis/Ha)

























