Tatap Masa Depan Ekonomi: Bupati Rijanto Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Blitar 2027

Blitar, serayunusantara.com — Pemerintah Kabupaten Blitar mulai menyusun langkah strategis pembangunan untuk tahun 2027.

Bupati Blitar, Rijanto, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Candi Penataran Kantor Bupati Blitar, Senin (09/02/2026).

Forum ini menjadi ruang krusial untuk menjaring aspirasi masyarakat demi menyempurnakan arah kebijakan daerah di masa mendatang.

Agenda besar ini mengusung tema pembangunan yang berfokus pada akselerasi daya saing sektor pertanian yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi inklusif.

Selain penguatan ekonomi, Bupati Rijanto juga menekankan pentingnya dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, infrastruktur yang berkelanjutan, serta pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh warga Kabupaten Blitar.

Dandhy (52), seorang warga yang aktif mengamati kebijakan publik, menyambut baik keterbukaan forum ini.

Baca Juga: Rapikan Sejarah Demokrasi: Bawaslu Kabupaten Blitar Pilah Ribuan Arsip C1 Pemilu 2019

“Pembangunan itu harus dimulai dari mendengar suara orang bawah. Pastikan hasil diskusi ini tidak hanya berakhir di atas kertas, tapi benar-benar menyentuh kebutuhan petani di pelosok Blitar,” tuturnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, jajaran DPRD, akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura, hingga berbagai organisasi masyarakat seperti Forum UMKM dan pegiat lingkungan.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar, Sisilia Dyah Kristiani, menegaskan bahwa forum ini bertujuan untuk menyelaraskan target pembangunan tahunan agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Bupati Rijanto menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melepaskan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi.

Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga swadaya masyarakat dianggap sebagai kunci utama untuk mencapai target pembangunan yang inklusif.

Saran dan gagasan konstruktif dari para pemangku kepentingan diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan wajah Kabupaten Blitar di tahun 2027 mendatang. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *