Telanjangi Wajah Negara! Alex Cahyono Tegaskan Urgensi Nalar Kritis dalam Diskusi ‘Negara Sosialis’ di Blitar

Blitar, serayunusantara.com — Diskusi literasi yang diinisiasi oleh Lapak Baca Ceria di Kedai Kopi Satu Rasa, Rabu (25/02/2026) malam, menjadi panggung pemikiran kritis bagi pemuda Blitar.

Dalam forum yang berlangsung hingga dini hari tersebut, pemantik diskusi Alex Cahyono memberikan penegasan kuat mengenai peran negara yang sering kali terjebak sebagai instrumen kepentingan kelas tertentu.

Di hadapan puluhan peserta yang memadati kedai, Alex Cahyono membedah anatomi negara dari perspektif sosialis. Ia menyoroti bagaimana struktur kekuasaan sering kali hanya berpihak pada pemilik modal, sementara rakyat kecil tetap berada di garis tepi pembangunan.

“Kita harus berani menegaskan bahwa negara bukanlah wasit netral yang berdiri di atas semua golongan. Tanpa nalar kritis dari masyarakat, kebijakan publik hanya akan menjadi pelayan bagi kepentingan elit, bukan solusi bagi ketimpangan sosial,” tegas Alex Cahyono di tengah diskusi.

Diskusi yang sedianya berakhir pukul 22.00 WIB ini terpaksa berlanjut hingga pukul 00.15 WIB akibat derasnya arus dialektika dari peserta.

Baca Juga: Menguliti Wajah Negara Lewat Sosialisme: Diskusi Panas Lapak Baca Ceria di Kopi Satu Rasa Tembus Hingga Dini Hari

Koordinator Lapak Baca Ceria, Reyda Hafis, menyebutkan bahwa ketajaman argumen Alex berhasil memancing antusiasme peserta untuk menggali lebih dalam soal ketahanan ekonomi dan keadilan sosial.

Penegasan Alex disambut baik oleh para peserta, salah satunya Ali Ma’ruf. Ia menilai pemaparan tersebut memberikan landasan baru bagi mahasiswa dalam melihat realitas sosial di Blitar.

“Apa yang disampaikan Mas Alex membuktikan bahwa diskursus ideologi sangat relevan untuk membedah masalah kemiskinan dan kebijakan yang tidak tepat sasaran,” ujar Ali.

Acara ditutup dengan kesimpulan bahwa penguatan literasi politik adalah kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek yang mampu mengontrol jalannya roda pemerintahan. (Fin/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed