Blitar, serayunusantara.com — Kecelakaan maut yang melibatkan transportasi kereta api kembali terjadi di wilayah hukum Polres Blitar.
Seorang warga Kecamatan Garum dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak rangkaian kereta api yang melintas di jalur rel wilayah setempat.
Peristiwa nahas ini sontak menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang berada di dekat lokasi kejadian, Jumat (09/01/2026).
Berdasarkan informasi di lapangan, insiden terjadi saat korban diduga hendak menyeberang atau berada terlalu dekat dengan jalur rel tanpa menyadari adanya kereta yang tengah melaju kencang.
Meskipun masinis telah memberikan peringatan melalui semboyan 35 (klakson kereta), jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tidak dapat dihindarkan.
Petugas kepolisian dari Polsek Garum bersama tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca Juga: Polisi Amankan Pemuda yang Diduga Curi Baut Rel Kereta Api di Sanankulon Blitar
Heri (45), salah seorang saksi mata yang berada tidak jauh dari lokasi, menceritakan detik-detik kejadian yang berlangsung sangat cepat.
“Tadi terdengar suara klakson kereta berkali-kali sangat keras, tidak lama kemudian ada suara benturan. Warga langsung lari ke arah rel dan ternyata sudah ada orang yang tergeletak. Kondisinya sangat parah,” tuturnya dengan raut wajah trauma.
Pihak kepolisian telah mengamankan lokasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi pasti kejadian tersebut.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak PT KAI dan Kepolisian setempat kembali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api.
Masyarakat diminta untuk selalu berhenti sejenak, melihat kanan-kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang. (Fis/Serayu)























