Blitar, serayunusantara.com — Olahraga lari di jalan raya atau jalur umum adalah pilihan yang menyehatkan, namun risiko kecelakaan menuntut pelari untuk selalu memprioritaskan keselamatan.
Kesalahan kecil dapat berakibat fatal karena bersinggungan langsung dengan lalu lintas kendaraan bermotor.
Ada tiga tips penting yang wajib diikuti. Pertama, selalu lari menghadap arus lalu lintas (berlawanan dengan arah kendaraan).
Kedua, tingkatkan visibilitas dengan menggunakan pakaian cerah atau reflektif saat berlari dalam kondisi gelap. Ketiga, hindari penggunaan headphone dengan volume tinggi.
Baca Juga: Hujan Bukan Halangan! Ratusan Pelari Taklukkan Night Garuda Run 5K Tulungagung
Seorang pemerhati keselamatan jalan raya, Agung Santoso (38), menekankan pentingnya kewaspadaan indra pendengaran.
Ia menjelaskan, bahwa dirinya sering melihat pelari menggunakan headphone dengan volume penuh, ini sangat berbahaya. Suara klakson atau peringatan mobil tidak akan terdengar.
“Saya selalu sarankan, ‘Jaga telinga Anda bebas, karena mata tidak selalu bisa melihat apa yang datang dari belakang.’ Keselamatan harus menjadi prioritas di atas kecepatan lari,” tegas Bapak Agung.
Mengikuti protokol keselamatan ini penting untuk memastikan aktivitas lari tetap sehat dan bebas dari insiden. (Fis/Serayu)













