Teheran, serayunusantara.com — Sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat dikonfirmasi jatuh di wilayah Iran tengah pada Jumat (3/4/2026). Ini menjadi pesawat tempur berawak AS pertama yang jatuh di Iran sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) merilis video dan foto puing-puing pesawat yang menunjukkan nomor seri AF 90-0228, teridentifikasi berasal dari Skuadron Tempur ke-494 yang berbasis di RAF Lakenheath, Inggris.
Iran awalnya mengeklaim yang ditembak jatuh adalah jet siluman F-35, tetapi analisis independen oleh pakar penerbangan mengonfirmasi bahwa puing tersebut berasal dari F-15E.
Baca Juga: Lima Bansos Cair April 2026, Mensos Gus Ipul Percepat Pemutakhiran Data
Tiga sumber pejabat AS yang dikutip oleh CNN, Axios, dan CBS News mengonfirmasi bahwa satu dari dua awak pesawat berhasil dievakuasi oleh pasukan khusus AS. Pencarian terhadap petugas sistem senjata di kursi belakang masih berlangsung.
Pakar penerbangan dari Royal United Services Institute Justin Bronk menilai rekaman helikopter HH-60 Pavehawk dan pesawat C-130 Hercules yang terbang rendah di wilayah tersebut mengindikasikan misi pencarian dan penyelamatan aktif.
Konflik antara Iran melawan koalisi AS-Israel telah berlangsung sejak serangan gabungan pada 28 Februari 2026. Iran membalas dengan serangan rudal harian ke Israel dan memblokir Selat Hormuz, memicu krisis energi global yang mendorong harga minyak naik sekitar 40 persen. (Ko/serayu)



















