Puluhan Barista Meriahkan Lomba Manual Brew di Blitar, Ajang Edukasi dan Silaturahmi

Blitar, serayunusantara.com – Puluhan barista dari berbagai daerah mengikuti lomba menyeduh kopi secara manual (manual brew) yang digelar di Kafe Selasar, Pasar Legi, Blitar. Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Kopi Blitar ini mengusung tema “Halal Brew Halal Marathon Battle Pour Over After Covid” dan menjadi wadah kompetisi sekaligus edukasi kopi bagi masyarakat.

Panitia pelaksana, Ahrian, menjelaskan bahwa lomba ini sebenarnya telah digelar sejak 2018. Namun, kegiatan sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, ajang tersebut kembali diadakan dengan konsep yang lebih segar, sekaligus menjadi momentum halal bihalal antarbarista.

“Acara ini sekaligus kegiatan halal bihalal dengan barista dan lomba seduh kopi dengan sistem pour over (seduh manual),” ujarnya, Senin 6/4/2026.

Baca Juga: Seblak Prasmanan Kian Digandrungi Remaja Perempuan di Blitar, Kios Mulai Menjamur hingga Pinggiran Kota

Lomba ini diikuti sebanyak 36 peserta yang merupakan barista dari berbagai kafe di wilayah Blitar, Tulungagung, hingga Malang. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyeduh kopi secara manual dengan teknik pour over di hadapan dewan juri.

Dalam penilaian, juri menitikberatkan pada kualitas rasa hasil seduhan. Teknik penyeduhan yang tepat dinilai akan menghasilkan cita rasa kopi yang seimbang dan tidak pahit berlebihan.

“Ada tiga juri yang akan menilai hasil seduhan kopi para peserta, penilaiannya pada rasa, kalau cara menyeduhnya benar, rasa kopi tidak sepet. Kami pakai kopi arabika di lomba ini,” jelas Ahrian.

Baca Juga: Injeksi Ekonomi Kreatif, Blitar Wedding Festival 2025 Jadi Magnet Kolaborasi Vendor Lokal dan Geliat UMKM

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik menyeduh kopi yang baik serta mengenalkan ragam cita rasa kopi. Tidak hanya itu, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi bagi kafe-kafe yang ada di wilayah Blitar Raya.

“Tujuannya, selain edukasi kopi, kami juga ingin mengenalkan kafe-kafe di Blitar Raya,” tambahnya.

Perkembangan industri kopi di Blitar Raya sendiri menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah kedai kopi terus bertambah, bahkan di Kota Blitar saja kini tercatat sekitar 100 kafe yang beroperasi.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan minat masyarakat terhadap kopi semakin meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan industri kopi lokal. Ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi para barista untuk saling berbagi pengetahuan dan meningkatkan kualitas penyajian kopi. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *