Jakarta, serayunusantara.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (22).
Rakornas strategis yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dihadiri jajaran pimpinan kementerian dan lembaga, para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.
Mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakornas 2026 menjadi kelanjutan forum serupa tahun sebelumnya sekaligus bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa setiap program pembangunan harus menghasilkan capaian yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap kapasitas pemerintah dalam menjangkau jutaan penerima manfaat.
“Capaian pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar wacana. Dalam satu bulan, program pemerintah mampu menjangkau 60 juta penerima manfaat. Ini di luar perkiraan kita sebelumnya,” ujar Presiden.
Baca Juga: Gowes Lapangan, Wali Kota Madiun Tinjau Renovasi Kecamatan Taman dan Kampung Jepang
Rakornas membahas berbagai program strategis nasional, meliputi kebijakan ekonomi, investasi, dan energi, serta penguatan program berbasis kerakyatan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, dan program Makan Bergizi Gratis.
Forum ini juga menegaskan peran Kejaksaan, TNI, Polri, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengamanan, penegakan hukum, dan pengawasan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Presiden juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang dekat dengan rakyat. Menurutnya, masyarakat mengharapkan pemimpin yang jujur, bekerja sungguh-sungguh, dan mengedepankan kepentingan rakyat.
Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam Rakornas merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Madiun dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
“Presiden memaparkan arah dan rancangan pembangunan tahun 2026. Pesan beliau jelas, setiap daerah harus mampu mempercepat pembangunan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Rakornas 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi lintas sektor dan penguatan rantai komando pemerintahan, sehingga kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara konkret di daerah, termasuk di Kota Madiun, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Ke/ha)









