Aisya, Da’i Cilik Tampil Memukau di Acara Puncak Gebyar PAI Taman Kanak-Kanak

Aisya, Dai cilik juara Gebyar PAI (Foto: Kemenag RI)

Tangerang, serayunusantara.com — Melansir dari laman Kemenag RI, Aisya Noura Lathifa, dai cilik berbakat asal Jakarta, mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Dia tampil memukau pada Puncak Gebyar Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk Tingkat Taman Kanak-Kanak (TK).

Acara yang digelar di Gedung Nusantara 1 ICE BSD Tangerang ini menjadi saksi atas kemampuan Aisya dalam menyampaikan pesan-pesan agama. Jumat (6/10/2023), dia tampil dengan percaya diri di depan Ibu Menteri Agama Republik Indonesia, Eny Retno Yaqut, maupun para pejabat serta pimpinan Kementerian Agama.

Aisya saat ini tercatat menempuh pendidikan di TK Al-khairiyah Islamic Pre School Jakarta. Dia meraih juara 1 dalam lomba Gebyar PAI 2023.

Tak hanya memberikan ceramah singkat, Aisya juga memberikan tausiyahnya dengan begitu menggugah hati. Ia membahas moderasi agama dalam bingkai Pancasila yang dikemas dengan kata-kata sederhana. Ia juga menampilkan bakat musiknya dengan menyanyikan sebuah lagu yang memukau seluruh hadirin. Suara merdu Aisya mengisi ruangan, meninggalkan kesan mendalam dan meraih tepuk tangan meriah dari penonton.

Baca Juga: Menag dan Menkes Bahas Skema Baru Penentuan Istita’ah Kesehatan Jemaah Haji

Kehadiran Aisya di atas panggung Puncak Gebyar PAI TK tidak hanya menggetarkan hati para pengunjung, tetapi juga menginspirasi mereka yang sebagian besar merupakan siswa-siswi PAUD dan TK. Eny Retno Yaqut dan para pejabat yang hadir memberikan standing applause untuk Aisya sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan prestasinya.

Kasubdit PAI PAUD dan TK, Lelies Tsuroya Herniatin, mengatakan bahwa Aisya Noura Lathifa adalah contoh nyata bahwa semangat dan kepercayaan diri dapat mengubah siapapun menjadi agen perubahan, bahkan dalam usia yang masih sangat muda. “Prestasinya dalam Puncak Gebyar PAI TK menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk belajar dan berkontribusi dalam memajukan pendidikan agama Islam di Indonesia,” imbuh Lelies.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *