Kediri, serayunusantara.com — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri mengambil langkah strategis untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
Guna mencapai tujuan tersebut, Dinsos menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pembaharuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diikuti oleh ratusan relawan serta petugas pendamping bantuan sosial.
Kegiatan ini difokuskan pada pemutakhiran data terkini agar potret kemiskinan di Kota Kediri semakin akurat dan valid, Kamis (29/01/2026).
Melalui bimtek ini, para relawan dibekali kemampuan teknis mengenai metode verifikasi dan validasi data di lapangan.
Hal ini sangat penting karena DTKS menjadi basis data utama bagi berbagai program bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
Baca Juga: Luar Biasa! Kota Kediri Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 99,21 Persen
Dengan pembaharuan data yang dilakukan secara berkala dan detail, diharapkan tidak ada lagi warga yang berhak namun terlewatkan, serta meminimalisir adanya penerima bantuan yang sudah tidak layak lagi mendapatkan subsidi.
Rahayu (42), salah satu relawan sosial yang mengikuti bimtek tersebut, menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung ke masyarakat.
“Data itu dinamis, ada warga yang status ekonominya membaik atau ada yang baru masuk kategori membutuhkan. Kerja sama warga sangat menentukan keadilan distribusi bantuan ini,” terangnya saat sesi istirahat.
Dinas Sosial Kota Kediri menegaskan bahwa peran relawan adalah ujung tombak dalam menciptakan basis data yang bersih dan transparan.
Setelah Bimtek ini selesai, para petugas akan segera melakukan penyisiran ke kelurahan-kelurahan guna mencocokkan data di atas kertas dengan kondisi riil di lapangan.
Dengan data yang semakin akurat, Pemerintah Kota Kediri optimis program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (Fis/Serayu)













