Kediri, serayunusantara.com — Sebuah insiden dramatis menggegerkan warga di wilayah Kediri ketika satu unit mobil menjadi sasaran kemarahan massa.
Aksi perusakan ini dipicu oleh ulah pengemudi mobil yang diduga terlibat dalam serangkaian kecelakaan tabrak lari dan berusaha melarikan diri dari tanggung jawab.
Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah dikepung warga yang geram dengan tindakan ceroboh pengendara tersebut di jalan raya, Minggu (08/02/2026) malam.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil tersebut sempat menyenggol beberapa pengendara lain sebelum akhirnya dipaksa berhenti oleh kerumunan.
Massa yang tersulut emosi langsung melampiaskan amarahnya dengan merusak bagian kaca dan bodi kendaraan.
Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengamankan pengemudi dari amukan yang lebih parah dan mengevakuasi kendaraan agar tidak memacetkan arus lalu lintas.
Rusdianto (51), seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, menyayangkan aksi main hakim sendiri namun memahami kekesalan warga.
“Kejadiannya sangat cepat, mobil itu melaju kencang seperti tidak peduli ada orang lain. Tips dari saya untuk para pengguna jalan, jika terlibat insiden sekecil apa pun, berhentilah secara jantan,” ungkapnya saat melihat proses evakuasi mobil.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami motif pelarian sopir tersebut dan melakukan pendataan terhadap korban-korban yang terkena dampak tabrakan.
Pelaku terancam jeratan pasal berlapis terkait lalu lintas dan angkutan jalan, terutama mengenai kelalaian yang menyebabkan kecelakaan serta tindakan tidak memberikan pertolongan kepada korban.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dan sportivitas di jalan raya.
Saat ini, pengemudi mobil tersebut masih dalam pemeriksaan intensif di kantor polisi terdekat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (Fis/Serayu)
























