Malang, serayunusantara.com – Pemerintah Kota Malang mulai mendorong efisiensi dengan pendekatan berbeda, yakni melalui perubahan gaya hidup aparatur sipil negara (ASN) agar lebih hemat, sehat, dan ramah lingkungan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan langkah tersebut diambil meski belum ada arahan teknis rinci dari pemerintah pusat terkait kebijakan efisiensi di daerah.
“Dari pusat belum ada arahan khusus, jadi kami mencoba berinisiatif sendiri untuk mengurangi dampak pengeluaran,” ujarnya.
Salah satu program yang akan diterapkan adalah ajakan bagi ASN untuk bersepeda ke kantor setiap hari Jumat. Kegiatan ini akan dipadukan dengan senam pagi bersama sebagai upaya membangun pola hidup sehat di lingkungan kerja.
Selain itu, Pemkot Malang juga menggagas program “Jumat Bersih” yang dilakukan setelah kegiatan olahraga. ASN akan diajak membersihkan lingkungan kantor guna menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman dan asri.
Tak hanya itu, penggunaan transportasi umum juga menjadi opsi yang didorong dalam rangka efisiensi. Keberadaan layanan Trans Jatim yang melintasi kawasan Balai Kota dinilai dapat dimanfaatkan secara optimal oleh ASN.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pemkot Malang berharap dapat menekan pengeluaran operasional sekaligus membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta memperkuat kebersamaan di kalangan ASN. (Ko/serayu)























