Blitar, serayunusantara.com — Kota Blitar dan wilayah sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan, sejalan dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai puncak musim hujan.
Intensitas hujan yang tinggi dan durasi yang panjang memicu kekhawatiran terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah atau dekat aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Risiko utama yang diantisipasi adalah banjir lokal, genangan air, hingga tanah longsor di beberapa kawasan perbukitan yang berdekatan dengan wilayah Blitar.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Kabupaten Blitar, Pemuda Nglegok Ikut Merasakan Getaran
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Blitar, Bapak Hari Subagio, menekankan pentingnya kesadaran kolektif.
“Kami minta warga rutin membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah ke sungai untuk mencegah penyumbatan. Jika hujan turun lebat lebih dari dua jam, segera amankan dokumen penting dan cari tempat yang lebih tinggi, terutama di daerah rawan,” tegas Hari.
Pemerintah Kota Blitar saat ini terus memantau debit air sungai dan kesiapan infrastruktur drainase.
Peningkatan curah hujan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk menerapkan mitigasi bencana sederhana di lingkungan masing-masing, demi menjamin keselamatan dan mengurangi dampak buruk musim penghujan. (Fis/Serayu)








