Blitar, serayunusantara.com — Riuh tawar-menawar yang biasanya memecah keheningan di kawasan “Sukhoi” Blitar kini terdengar kian sayu.
Deretan akuarium dan kolam penampungan di sepanjang jalan ikonik ini memang masih memamerkan kibasan ekor ikan yang cantik, namun jumlah pengunjung yang datang langsung ke lokasi perlahan mulai menyusut.
Fenomena ini memaksa para pedagang ikan, baik hias maupun konsumsi, untuk mulai meninggalkan cara lama dan mulai “berenang” di derasnya arus pasar online, Jumat (20/02/2026).
Sepinya pembeli offline di kawasan Sukhoi bukan tanpa alasan. Perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih praktisnya belanja lewat gawai menjadi tantangan besar bagi para pedagang tradisional.
Kini, jalanan di depan lapak lebih sering dilalui oleh kurir paket daripada calon pembeli yang sengaja datang untuk sekadar melihat-lihat atau memilih ikan secara langsung.
Baca Juga: Sambut Ramadan, Dapur Umum Masjid Agung Blitar Berbenah Demi 500 Porsi Kebaikan Setiap Hari
Dimas (52), salah seorang pedagang ikan yang sudah belasan tahun mangkal di kawasan tersebut, mengakui adanya perubahan drastis dalam pola penjualan.
“Kalau dulu orang datang, lihat, lalu bayar. Sekarang, seharian duduk di depan akuarium kadang cuma laku satu-dua ekor,” tuturnya sambil mengemas ikan pesanan ke dalam plastik khusus.
Transformasi digital ini memang membutuhkan adaptasi ekstra. Pedagang dituntut untuk tidak hanya ahli dalam merawat ikan, tetapi juga cakap dalam mengelola konten digital dan memahami prosedur pengiriman jarak jauh yang aman.
Meski demikian, beralih ke online terbukti mampu menjadi napas baru bagi eksistensi pusat ikan di kawasan Sukhoi ini agar tidak tenggelam ditelan zaman.
Meski transaksi tatap muka kian jarang terjadi, denyut nadi ekonomi di kawasan Sukhoi tetap berdenyut melalui notifikasi pesanan di ponsel.
Bagi para pedagang, kejayaan Sukhoi sebagai sentra ikan tidak boleh padam, meski kini bentuknya berubah dari deretan orang di trotoar menjadi deretan paket yang siap meluncur ke tangan pelanggan. (Fis/Serayu)























