Malang, serayunusantara.com – Bakorwil III Malang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, berbagai penghargaan berhasil diraih sebagai wujud nyata kinerja organisasi yang semakin solid dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sejumlah capaian prestisius berhasil dikantongi, mulai dari bidang pelayanan publik, reformasi birokrasi, inovasi, hingga keterbukaan informasi. Hal ini menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan organisasi berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Trans Jatim Siapkan 2 Koridor Baru di Malang Raya, Rute Arjosari–Batu–Kepanjen
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja kolektif seluruh jajaran di bawah kepemimpinan Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, yang konsisten mendorong budaya kerja berintegritas dan akuntabel.
Wilayah kerja Bakorwil III Malang sendiri meliputi sejumlah daerah strategis di Jawa Timur, seperti Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, hingga Kota Surabaya.
Asep Kusdinar menegaskan bahwa kunci utama capaian ini terletak pada pengelolaan anggaran yang transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, akuntabilitas tidak sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kinerja organisasi.
“Akuntabilitas anggaran menjadi dasar dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong kinerja yang lebih optimal,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan digitalisasi layanan. Selain itu, budaya kerja berbasis inovasi terus dikembangkan guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sepanjang 2025, Bakorwil III Malang meraih predikat Badan Publik Informatif dengan nilai keterbukaan informasi 94,25 dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. Pada tahun yang sama, Asep Kusdinar juga menerima penghargaan Leadership in Zero Stunting Initiative dalam Radar Malang Awards 2025.
Di bidang inovasi, sejumlah capaian turut diraih, di antaranya predikat Terinovatif III melalui inovasi Infus Care dalam ajang Inotek Award 2025, serta masuk Top 15 inovasi terbaik melalui platform Artiknesia. Inovasi Ekosistem Halal juga berhasil masuk dalam Top Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2025.
Dalam sektor komunikasi publik, Bakorwil III Malang meraih posisi Terbaik 2 dalam Jatim Public Relation Award (JPRA) 2025 kategori media audio visual. Sementara itu, pada aspek pelayanan, instansi ini mencatatkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tertinggi di lingkungan OPD Jawa Timur.
Capaian tersebut diperkuat dengan prestasi sebelumnya, seperti predikat “AA” (Sangat Memuaskan) dalam implementasi SAKIP tahun 2024, predikat “A” dalam evaluasi reformasi birokrasi, serta penghargaan pengawasan arsip internal terbaik.
Konsistensi inovasi juga telah ditunjukkan sejak 2023 melalui keberhasilan masuk Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) dengan program Barang Penting yang berfokus pada penanganan stunting berbasis kebutuhan masyarakat.
Asep menegaskan, seluruh capaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Setiap prestasi merupakan hasil kolaborasi dan integritas tim. Dengan pengelolaan anggaran yang disiplin, kami memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Bakorwil III Malang berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berintegritas guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. (San)
























