Surabaya, serayunusantara.com – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026/1447 H, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Surabaya memperketat standar operasional guna menjamin keselamatan para pemudik. Langkah ini diawali dengan memastikan seluruh armada kapal memenuhi kualifikasi laik laut dan kesiapan fisik para awak kapal (kru) di lapangan.
Cakupan layanan ASDP Surabaya yang meliputi wilayah strategis seperti Gresik, Lamongan, hingga Sumenep, menuntut kesiapan ekstra dalam menghadapi lonjakan penumpang. Selain pengawasan teknis armada, manajemen memberikan perhatian serius pada aspek kesehatan personel yang bertugas di garis depan.
General Manager ASDP Cabang Surabaya, M. Rifdi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan medis (medical check-up) secara serentak bagi seluruh kru kapal pada Sabtu (14/3/2026) malam. Langkah ini merupakan bagian dari protokol wajib untuk menjamin pelayanan yang prima dan aman.
“ASDP Cabang Surabaya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kesiapan armada dan awak kapal. Kami ingin memastikan bahwa seluruh kapal yang beroperasi berada dalam kondisi laik laut, serta kru siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Rifdi dalam keterangannya.
Baca Juga: Pasar Tumpah di Jalan Simo Katrungan Surabaya Ditertibkan karena Sebabkan Kemacetan
Demi kelancaran arus mudik dan balik, ASDP juga mengintensifkan komunikasi dengan regulator, otoritas pelabuhan, serta instansi keamanan setempat. Koordinasi ini bertujuan untuk memitigasi potensi kendala operasional yang mungkin terjadi di area pelabuhan saat volume penumpang meningkat tajam.
Komitmen ASDP Surabaya tahun ini adalah mewujudkan perjalanan mudik yang tertib dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan laut. Dengan armada yang sehat dan kru yang kompeten, diharapkan mobilitas warga menuju kampung halaman berjalan tanpa hambatan berarti.
Manajemen ASDP turut menyelipkan imbauan agar para calon penumpang melakukan perencanaan perjalanan dengan matang. Masyarakat diminta untuk mematuhi seluruh arahan petugas di pelabuhan demi menjaga ketertiban serta keselamatan selama dalam perjalanan. (Ke/ha)
























