Kediri, serayunusantara.com — Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Kediri tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan beruntun yang melibatkan Bus Harapan Jaya.
Insiden yang terjadi di jalur utama Kediri tersebut melibatkan beberapa kendaraan dan mengakibatkan kemacetan panjang serta kerusakan material yang cukup parah, Jumat (23/01/2026).
Tim Unit Gakkum telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari jejak pengereman dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi.
Dugaan awal mengarah pada adanya kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada bus, namun polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia (human error) atau kondisi jalan.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, meskipun beberapa penumpang mengalami luka-luka dan trauma.
Suroso (54), seorang pengendara yang berada tidak jauh dari lokasi saat kejadian, menceritakan kengerian sesaat sebelum tabrakan terjadi.
Baca Juga: Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri Rencananya Bakal Direlokasi
“Bus itu terlihat melaju tidak terkendali dari arah belakang sebelum akhirnya menghantam kendaraan di depannya,” ujarnya dengan nada cemas.
Pihak kepolisian mengimbau para sopir angkutan umum untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan mematuhi batas kecepatan.
Saat ini, sopir bus telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut, sementara bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke pos polisi terdekat guna memperlancar arus lalu lintas.
Penyelidikan teknis lebih lanjut akan melibatkan tim ahli untuk memeriksa kelayakan sistem mekanis bus guna memastikan penyebab tunggal kecelakaan ini sebagai bahan evaluasi keselamatan transportasi publik. (Fis/Serayu)











