Blitar, serayunusantara.com — Memilih pakaian thrift (bekas) telah menjadi kegiatan berburu yang populer. Namun, untuk mendapatkan barang yang berkualitas dan bebas cacat, dibutuhkan kejelian dan strategi khusus.
Para thrifter berpengalaman membagikan tiga tips penting saat berburu di pasar atau thrift shop.
Pertama, fokus pada kualitas jahitan dan bahan. Jangan mudah tergiur harga murah. Periksa jahitan di area ketiak, kerah, dan ujung lengan.
Pilih bahan-bahan alami seperti katun, linen, atau denim tebal yang cenderung lebih tahan lama meskipun sudah dicuci berkali-kali.
Kedua, teliti noda, robekan, dan kerusakan ritsleting. Selalu periksa setiap bagian pakaian di bawah cahaya yang cukup.
Baca Juga: Demam Thrifting Melanda Anak Muda Blitar, Produk Vintage Jadi Buruan
Pastikan tidak ada noda permanen, lubang kecil, atau bagian elastis yang sudah melar. Ritsleting dan kancing harus berfungsi dengan baik.
Ketiga, pertimbangkan biaya perbaikan dan laundry. Hitung apakah harga pakaian ditambah biaya untuk dry clean atau perbaikan kecil masih lebih murah daripada membeli baru. Jika membutuhkan banyak perbaikan, sebaiknya tinggalkan.
Seorang thrifter asal Blitar, Dewi Sartika (23), berbagi kunci suksesnya.
“Kunci thrifting adalah kesabaran dan penciuman yang tajam. ‘Cium’ dulu pakaiannya untuk memastikan tidak ada bau apek atau jamur. Dan, selalu cuci bersih pakaian thrift segera setelah dibeli, itu wajib,” tegas Dewi. (Fis/Serayu)








