Malang, serayunusantara.com – Guna meringankan beban pengeluaran para pekerja dari luar daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kembali menghadirkan program Mudik Gratis pada Lebaran 2026. Tahun ini, sebanyak tujuh armada bus disiapkan untuk melayani lima rute strategis di wilayah Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang, Eko Margianto, mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan operator bus lokal untuk menyukseskan program tersebut.
“Bus yang bakal kami pakai untuk mudik gratis menggunakan armada PO Bagong sebanyak 7 unit,” ujar Eko, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Memasuki Hari Keempat, Pencarian Pelajar yang Hanyut di Irigasi Malang Terus Diperluas
Adapun lima rute yang disediakan dalam program Mudik Gratis 2026 meliputi:
- Malang – Bangkalan – Sampang – Pamekasan – Sumenep (2 unit)
- Malang – Nganjuk – Madiun – Ngawi (2 unit)
- Malang – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi (1 unit)
- Malang – Trenggalek – Pacitan (1 unit)
- Malang – Jember – Bondowoso (1 unit)
Setiap bus memiliki kapasitas 55 tempat duduk, sehingga total kuota yang tersedia mencapai 385 orang.
Pendaftaran telah dibuka sejak 23 Februari 2026. Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri secara langsung ke Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malang di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen, dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Keberangkatan dijadwalkan berlangsung serentak pada 17 Maret 2026 dari halaman Pendopo Agung Malang, Jalan KH Agus Salim, sekitar pukul 08.00 WIB.
“Nanti berangkat dari Pendopo Malang pagi hari agar perjalanan lebih nyaman,” imbuh Eko.
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan, setiap peserta mudik akan mendapatkan fasilitas berupa bodypack serta paket snack dan minuman. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai bekal berbuka puasa apabila pemudik masih berada di perjalanan saat waktu Magrib tiba.
Biaya sewa bus sepenuhnya ditanggung oleh APBD Kabupaten Malang. Sementara itu, pengadaan bodypack dan konsumsi didukung melalui dana CSR perusahaan.
Dengan program ini, Pemkab Malang berharap dapat membantu masyarakat, khususnya para pekerja perantauan, agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman saat Hari Raya Idulfitri 2026. (ke)

























