Lautan Manusia di Plaza Museum: Warga Blitar Terpukau Saat Napak Tilas Perjuangan PETA

Blitar, serayunusantara.com — Malam minggu di Kota Blitar kali ini terasa lebih bergelora. Ribuan warga tampak memadati area Taman Plaza Museum PETA untuk menyaksikan drama kolosal perjuangan tentara PETA.

Antusiasme masyarakat terlihat dari penuhnya area penonton sejak sore hari, membuktikan bahwa kisah patriotisme lokal masih memiliki tempat spesial di hati warga, Sabtu (14/02/2026).

Sepanjang pementasan, penonton seolah tersihir oleh adegan demi adegan perlawanan yang ditampilkan.

Sorak-sorai dan tepuk tangan pecah saat bendera Merah Putih dikibarkan di tengah pertunjukan, menciptakan momen haru yang mendalam.

Keramaian ini sekaligus menggerakkan ekonomi lokal di sekitar museum, mulai dari pedagang kaki lima hingga jasa parkir yang laku keras.

Baca Juga: Menghidupkan Api Pemberontakan: Pemkot Blitar Gelar Drama Kolosal PETA di Taman Plaza Museum

Siska (22), salah satu peserta mahasiswa yang datang bersama rekan-rekannya, mengaku merinding menyaksikan adegan puncak pemberontakan tersebut.

“Luar biasa sekali antusiasmenya, saya sampai harus berdiri karena kursi sudah penuh sejak awal. Menonton drama ini membuat saya sadar betapa mahalnya harga kemerdekaan yang diperjuangkan dari tanah Blitar sendiri,” tutur Siska dengan mata berbinar.

Pemerintah Kota Blitar berharap agenda tahunan ini dapat terus menjadi magnet pariwisata berbasis sejarah (heritage tourism).

Keberhasilan acara malam ini menunjukkan bahwa masyarakat Blitar sangat haus akan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan nilai-nilai edukasi dan kebangsaan. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed