Tulungagung, serayunusantara.com – Suasana di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung pada Selasa pagi (15/7/2025) sempat memanas. Ada puluhan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi.
Mereka tergabung dalam aliansi bersama Lembaga Keadilan dan Edukasi Hukum Nasional (LKHN), menyuarakan tuntutan transparansi anggaran yang dikelola oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung pada tahun anggaran 2024.
Dengan membawa spanduk dan poster berisi seruan keterbukaan informasi publik, massa aksi memadati area depan kantor pemkab. Mereka berdiri membentuk barisan, sebagian melakukan orasi secara bergantian, menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan dana publik.
Direktur LKHN, Yusron Mustofa, menyampaikan pernyataan sikap kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa sebelum aksi ini digelar, LKHN telah mengirimkan surat resmi kepada Sekda Tulungagung pada 5 Juli 2025. Surat tersebut berisi permintaan klarifikasi atas adanya selisih mencolok antara pagu anggaran dan realisasi penggunaannya.
“Yang dijawab hanya sisa anggaran. Tidak dijelaskan bagaimana realisasi penggunaannya. Ini bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik,” tegas Yusron.
Baca Juga: LKHN Serukan Penutupan Aktivitas Tambang Ilegal di Tulungagung
Menurutnya, jawaban dari pihak Sekda dinilai tidak memadai, bahkan cenderung mengabaikan substansi permintaan informasi. Hal ini memicu kecurigaan akan adanya indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan keuangan, terutama pada laporan tahun 2024 yang berada di bawah kepemimpinan Sekda Tri Hariadi.
“Publik, termasuk mahasiswa dan lembaga independen, memiliki hak untuk mengetahui ke mana uang negara digunakan. Apalagi ini menyangkut belanja pemerintah yang bersumber dari dana rakyat,” lanjutnya.
Yusron juga menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah dokumen awal yang menunjukkan potensi kejanggalan dalam laporan keuangan tersebut. Karena itu, LKHN bersama mahasiswa berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak terkait.
Aksi berjalan damai dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Massa membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan tuntutan mereka kepada perwakilan Pemkab Tulungagung. (Serayu)










