Membangun dari Desa: Mengenal Fungsi Koperasi Merah Putih sebagai Motor Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan

Blitar, serayunusantara.com — Kehadiran Koperasi Merah Putih di wilayah pedesaan Kabupaten Blitar kini menjadi sorotan setelah sukses mengawal panen raya di Wlingi.

Bukan sekadar lembaga keuangan, koperasi ini memiliki fungsi strategis sebagai “jembatan” yang menghubungkan petani desa dengan akses modal, teknologi pertanian, hingga pasar skala nasional.

Hal ini menjadikannya salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi ditingkat akar rumput, Kamis (29/01/2026).

Fungsi utama Koperasi Merah Putih di wilayah desa meliputi penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan) seperti bibit dan pupuk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, koperasi ini bertindak sebagai unit pengumpul hasil panen (off-taker), sehingga petani tidak lagi terjebak oleh permainan harga tengkulak.

Dengan sistem manajemen yang profesional, koperasi memastikan setiap butir padi yang dihasilkan warga desa memiliki nilai jual yang layak dan kompetitif.

Darmanto (55), seorang tokoh petani desa, menjelaskan bagaimana fungsi koperasi ini mengubah cara kerja petani di daerahnya.

Baca Juga: Garda Swasembada Pangan: Panen Raya di Wlingi, Bupati Blitar Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ketahanan Nasional

“Dulu kami bingung kalau panen melimpah tapi harga jatuh. Sekarang, koperasi menjalankan fungsinya sebagai penjamin pasar,” jelasnya.

Selain fungsi ekonomi, Koperasi Merah Putih juga menjalankan fungsi sosial sebagai wadah gotong royong warga. Keuntungan yang didapat (Sisa Hasil Usaha) nantinya akan kembali ke anggota dalam bentuk pengembangan fasilitas desa atau bantuan modal bergulir.

Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan kemandirian pangan yang dimulai dari skala terkecil, yaitu keluarga petani di desa.

Dengan penguatan fungsi koperasi di tingkat desa, diharapkan arus urbanisasi dapat ditekan karena sektor pertanian kembali menjadi lapangan kerja yang menjanjikan dan mampu menjamin kesejahteraan masa depan bagi generasi muda di pedesaan. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *