Jakarta, serayunusantara.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Survei yang dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, KedaiKOPI, dan Indikator Politik Indonesia menilai manajemen transportasi mudik tahun ini berjalan dengan baik.
Berdasarkan hasil survei ITS, indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap layanan Angkutan Lebaran 2026 tercatat sebesar 82,15 atau masuk kategori baik. Angka tersebut meningkat 3,45 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, survei KedaiKOPI menunjukkan 88,8 persen responden merasa puas dengan manajemen mudik yang dijalankan pemerintah, sedangkan survei Indikator mencatat tingkat kepuasan pemudik mencapai 85,3 persen.
Baca Juga: Amankan Libur Nataru, Pemkab Probolinggo–Kemenhub Periksa Kelayakan Bus Wisata ke Bromo
“Kemenhub sangat mengapresiasi hasil survei ITS, KedaiKOPI dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Atas arahan Bapak Presiden, Angkutan Lebaran kali ini dapat berlangsung aman, selamat, tertib, dan terkendali.
Hasil survei ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat di masa mendatang. Tidak hanya pada masa Angkutan Lebaran, namun juga pada periode Nataru dan hari-hari besar lainnya,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Menurut Dudy, tingginya tingkat kepuasan masyarakat mencerminkan bahwa berbagai kebijakan dan program yang diterapkan selama periode mudik Lebaran tahun ini berjalan efektif sesuai rencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, mulai dari kementerian dan lembaga, TNI/Polri, BUMN, pemerintah daerah, operator transportasi, asosiasi, petugas lapangan, hingga media massa yang turut berkontribusi dalam kelancaran arus mudik dan balik.
Baca Juga: Operasi Ketupat Berakhir, Polda Jatim Tetap Siaga Lewat KRYD Amankan Arus Balik
“Bagi kami capaian ini bukan hanya sekadar statistik semata, melainkan cerminan kolaborasi yang baik antar seluruh stakeholder. Terima kasih pula kepada masyarakat yang telah mematuhi imbauan Pemerintah selama periode tersebut,” ungkap Menhub.
Survei ITS sendiri dilakukan di 26 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 5.105 responden. Penilaian mencakup berbagai aspek, seperti ketersediaan prasarana, sarana transportasi, serta manajemen layanan selama periode Angkutan Lebaran.
Dari hasil survei tersebut, moda transportasi kereta api memperoleh nilai kepuasan tertinggi dengan skor 94,30 atau kategori sangat baik. Selanjutnya disusul angkutan jalan dengan nilai 84,50, transportasi udara 82,12, angkutan laut 81,78, dan moda penyeberangan 77,48.
Sementara itu, survei KedaiKOPI yang dilaksanakan pada 23 hingga 30 Maret 2026 melibatkan 1.101 responden. Penilaian difokuskan pada kualitas layanan armada transportasi umum serta kebijakan pemerintah dalam pengelolaan arus mudik secara keseluruhan.
Baca Juga: Pantau Arus Balik dari Udara, Kapolda Jatim Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Kondusif
Hasilnya menunjukkan sebanyak 88,8 persen responden menyatakan puas, dengan rata-rata skor kepuasan mencapai 7,18 pada skala 1 hingga 10. Selain itu, kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow juga mendapat respons positif dari 80,8 persen responden.
Adapun survei Indikator melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh provinsi di Indonesia. Secara umum, sebanyak 80,8 persen masyarakat menyatakan puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini. Di kalangan pemudik, tingkat kepuasan bahkan lebih tinggi, yakni mencapai 85,3 persen, sementara kepuasan terhadap layanan angkutan umum tercatat sebesar 79,7 persen.
Ke depan, Kementerian Perhubungan akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi dari hasil survei tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di berbagai moda.
Menhub Dudy menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan inovasi serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan layanan transportasi semakin aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.
“Kemenhub akan terus berinovasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di tanah air. Kami juga berharap, semoga angka kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi dapat terus meningkat di kemudian hari,” tutur Menhub Dudy. (San)

























