Blitar, serayunusantara.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah pusat oleh-oleh di Kota dan Kabupaten Blitar mulai ramai diserbu pembeli. Berbagai camilan khas daerah seperti geti, wajik kletik, sambal pecel hingga dodol belimbing menjadi buruan masyarakat yang ingin membawa buah tangan untuk keluarga saat mudik.
Pantauan di beberapa toko oleh-oleh menunjukkan peningkatan jumlah pembeli dalam beberapa hari terakhir. Salah satu pusat oleh-oleh yang cukup ramai dikunjungi adalah Oleh-oleh dari Blitar (O-ODABLI) – Wajik Kletik Ibu Prajitno di kawasan Sananwetan, Kota Blitar.
Di tempat ini, berbagai produk makanan khas Blitar tersusun rapi di etalase toko. Mulai dari wajik kletik, jenang, sagon, hingga berbagai jenis keripik dan camilan tradisional yang banyak diburu pembeli menjelang Lebaran.
Beberapa pengunjung terlihat memilih produk dalam jumlah cukup banyak untuk dijadikan oleh-oleh bagi keluarga maupun kerabat di luar kota. Selain warga lokal, pembeli juga datang dari luar daerah yang singgah saat melintas di wilayah Blitar.
Selain Oodabli, pusat oleh-oleh lain seperti Goedang Oleh oleh Blitar dan Pusat Oleh-Oleh Khas Blitar “KAWENTAR” juga mulai dipadati pembeli yang berburu camilan khas daerah. Toko-toko tersebut menyediakan beragam produk lokal seperti sambal pecel, peyek uceng, opak gambir hingga dodol belimbing yang dikenal sebagai kuliner khas Blitar.
Baca Juga: Polres Blitar Gelar Acara Upacara Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Samapta
Beberapa jenis makanan tradisional tersebut memang sudah lama menjadi pilihan oleh-oleh favorit wisatawan maupun pemudik yang datang ke Blitar. Di antaranya geti yang terbuat dari kacang tanah dan gula aren, wajik kletik dari ketan dengan rasa legit, hingga keripik gadung dan jenang ketan yang banyak dijual di pusat oleh-oleh. 
Sejumlah pedagang mengaku penjualan mulai meningkat menjelang masa libur Lebaran. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah pembeli yang datang ke toko oleh-oleh meningkat dibandingkan hari biasa.
Biasanya pembeli membeli oleh-oleh dalam jumlah lebih banyak untuk dibagikan kepada keluarga di kampung halaman. Tidak sedikit pula pemudik yang memesan produk khas Blitar untuk dibawa sebagai buah tangan saat kembali ke kota tempat mereka bekerja.
Selain makanan tradisional, produk olahan cokelat juga menjadi salah satu oleh-oleh favorit dari Blitar. Pengunjung yang datang ke kawasan wisata Wisata Edukasi Kampung Coklat misalnya, biasanya juga membeli berbagai produk cokelat seperti cokelat batangan, bubuk cokelat hingga snack berbahan dasar cokelat sebagai oleh-oleh. 
Meningkatnya aktivitas pembelian oleh-oleh ini juga dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Banyak warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk membeli buah tangan khas daerah sebelum melakukan perjalanan mudik.
Para pelaku usaha oleh-oleh di Blitar berharap tren peningkatan penjualan ini terus berlanjut hingga mendekati hari raya. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal, meningkatnya penjualan oleh-oleh juga dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM yang memproduksi berbagai makanan khas Blitar. (San/serayu)


















