Bojonegoro, serayunusantara.com – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan dan pemasangan portal jalan di akses Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB) yang berada di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Senin (2/1/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam melindungi infrastruktur daerah sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pemasangan portal dilakukan pada ruas penghubung Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai upaya pengendalian lalu lintas, khususnya untuk membatasi kendaraan yang melampaui kapasitas muatan. Kebijakan tersebut diambil menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait kendaraan bertonase besar yang kerap melintas di jalur tersebut.
Wabup Nurul Azizah menegaskan bahwa jalan tersebut berstatus Jalan Kelas III atau jalan lokal, sehingga hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 8 ton. Ia mengimbau pengemudi kendaraan berat agar menggunakan jalur alternatif sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberadaan portal tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga penting untuk memperpanjang usia jembatan dan jalan. Perlindungan infrastruktur dinilai menjadi langkah strategis agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
Baca Juga: Ada Pengecoran Jalan Mulyoagung–Balen Bojonegoro, Percepat Pemerataan Ekonomi
Sebelum pemasangan portal, Pemkab Bojonegoro telah menggelar rapat teknis yang melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain Sekretariat Daerah, Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan, Dinas PUBM, Satpol PP, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Willy Fitrama, menyampaikan bahwa pembangunan portal tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Desa setempat. Portal yang dipasang memiliki tinggi 2,8 meter dan lebar 2,3 meter, serta ditempatkan sekitar 200 meter sebelum jembatan.
Dengan adanya portal ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap arus lalu lintas di kawasan Jembatan Luwihaji–Medalem dapat lebih tertib dan aman, sekaligus mengurangi potensi kerusakan jalan serta risiko kecelakaan akibat kendaraan berat yang tidak sesuai dengan peruntukan jalan. (Ke/ha)









