Perang AS dan Israel Lawan Iran Kini Meluas ke Kawasan Teluk

Iran, serayunusantara.com Perang besar yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran kini memasuki hari kelima pada Rabu, 4 Maret 2026.

Situasi di kawasan semakin membara setelah serangan udara gabungan AS-Israel terus menggempur berbagai target strategis di ibu kota Teheran, termasuk pusat pemerintahan dan fasilitas bandara.

Kematian Pemimpin Tertinggi dan Suksesi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikonfirmasi tewas dalam gelombang serangan yang dimulai pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu.

Khamenei dilaporkan berada di kantornya di Teheran saat serangan presisi tersebut terjadi. Pemerintah Iran telah mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional dan akan memakamkan Khamenei di kota suci Mashhad.

Baca Juga: Kekuatan Global dan Regional Pasang Badan untuk Iran: Dari Kecaman Rusia hingga Mobilisasi ‘Axis of Resistance

Di tengah kekosongan kekuasaan, laporan terbaru menyebutkan bahwa putra Khamenei telah dipilih sebagai pemimpin tertinggi baru dengan dukungan penuh dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur Hingga Selasa (3/3), jumlah korban tewas akibat serangan udara ini dilaporkan telah mencapai 747 jiwa.

Serangan tersebut tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga menghancurkan fasilitas sipil seperti sekolah dan rumah sakit, laporan menyebutkan setidaknya 200 anak sekolah dasar tewas dalam insiden tersebut.

Selain itu, sejumlah pejabat tinggi militer Iran, termasuk Menteri Pertahanan dan Kepala Staf Militer, juga dilaporkan tewas dalam serangan awal.

Baca Juga: Eskalasi Militer AS-Israel dan Iran: Operasi Epic Fury Berujung pada Kematian Ali Khamenei

Pembalasan Iran dan keterlibatan regional Iran membalas dengan meluncurkan salvo rudal balistik dan drone ke berbagai pangkalan militer AS di Timur Tengah serta wilayah Israel. Konflik ini telah meluas secara regional.

Hizbullah Lebanon secara resmi bergabung dalam perang melawan AS-Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran.

Negara-negara Arab terdampak: Uni Emirat Arab melaporkan lebih dari 1.000 serangan Iran, sementara Qatar dan Yordania telah mencegat sejumlah rudal yang melintasi wilayah udara mereka.

Ekonomi Global: Harga minyak dunia melonjak hingga 9 persen dipicu oleh tindakan Iran yang memblokade Selat Hormuz, jalur vital pengiriman energi dunia.

Kondisi WNI di Iran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran melaporkan bahwa seluruh 329 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran, mayoritas adalah mahasiswa, saat ini dalam kondisi aman dan sehat.

Meski demikian, pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Sugiono telah menyiapkan langkah evakuasi darurat, tahap awal melibatkan 15 WNI yang akan dievakuasi melalui Kota Baku, Azerbaijan.

Status Diplomasi Upaya perdamaian tampaknya menemui jalan buntu. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa saat ini sudah “terlambat” bagi Iran untuk mencari jalur negosiasi.

Di sisi lain, pemerintah China mengecam keras serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara, sementara PBB menyerukan penghentian segera permusuhan demi melindungi warga sipil. (ha/serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *