Blitar, serayunusantara.com – Jalur pendakian Gunung Kelud via Karangrejo, Kabupaten Blitar, mengalami peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan pada akhir pekan ini.
Momentum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengenang sejarah sekaligus menikmati keindahan alam pasca-erupsi besar yang terjadi satu dekade silam.
Salah satu pengunjung, Riko Prasetyawan, mengaku sengaja mendaki melalui jalur ini untuk melihat secara langsung kondisi kawah Gunung Kelud dari dekat. Kedatangannya kali ini bertepatan dengan peringatan 12 tahun meletusnya Gunung Kelud yang terjadi pada 14 Februari 2014 lalu.
“Saya ingin melihat langsung kawahnya dari dekat. Apalagi momennya pas untuk memperingati 12 tahun meletusnya Gunung Kelud kemarin,” ujar Riko saat ditemui di jalur pendakian, Minggu (15/2).
Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi Landa Kota Blitar, Warga Keluhkan Terganggunya Mobilitas
Selain untuk keperluan pendakian pribadi, Riko menyampaikan harapannya agar potensi besar Gunung Kelud dapat dikelola secara lebih profesional sebagai destinasi wisata unggulan. Menurutnya, pengelolaan yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar.
“Besar harapan saya Gunung Kelud ini bisa dikelola menjadi sebuah wisata yang tertata. Tujuannya agar bisa memberikan manfaat nyata, terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.
Hingga saat ini, jalur Karangrejo menjadi salah satu pilihan favorit para pendaki karena menyuguhkan pemandangan yang eksotis, meskipun para pengunjung tetap diimbau untuk waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengikuti instruksi keselamatan dari pengelola jalur setempat. (Ke/ha)






















