Pimpin Percasi Kota Blitar: Mohammad Trijanto Terpilih Secara Aklamasi untuk Periode 2026-2030

Blitar, serayunusantara.com — Organisasi catur di Kota Blitar resmi memulai babak baru di bawah kepemimpinan yang segar.

Mohammad Trijanto terpilih secara aklamasi untuk menakhodai Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Blitar masa bakti 2026-2030.

Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Kota (Muskot) yang dihadiri oleh segenap pengurus dan pegiat catur setempat, Sabtu (31/01/2026).

Terpilihnya Mohammad Trijanto diharapkan mampu membawa angin segar bagi pembinaan atlet catur di Kota Patria.

Fokus utama dalam masa jabatan ini adalah meningkatkan intensitas turnamen lokal serta menjaring bibit-bibit muda potensial sejak usia dini agar Kota Blitar mampu bersaing di ajang regional maupun nasional.

Dukungan penuh secara aklamasi menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap kemampuan manajerial dan dedikasi Trijanto terhadap dunia olahraga.

Baca Juga: Catur, Olahraga Asah Otak yang Kian Digandrungi, Buktikan Kekuatan Strategi dan Kesabaran

Andik (35), seorang pegiat catur yang turut mengikuti jalannya musyawarah, menyampaikan harapannya terhadap kepengurusan baru ini.

“Kami butuh penyegaran dan program yang lebih nyata untuk atlet-atlet muda. Dengan pembinaan yang disiplin dan transparan, saya yakin catur Kota Blitar bisa kembali berjaya dan disegani,” ungkapnya optimis.

Mohammad Trijanto menyatakan komitmennya untuk segera menyusun jajaran pengurus yang solid dan mulai memetakan program kerja strategis.

Salah satu agendanya adalah memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan agar olahraga catur bisa lebih memasyarakat sebagai sarana asah otak dan pembentukan karakter bagi generasi muda.

Kemenangan mutlak dalam pemilihan ini menandai solidaritas komunitas catur Kota Blitar yang ingin bergerak maju bersama demi mengharumkan nama daerah melalui prestasi di atas papan hitam-putih. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *