Puluhan Warga Simokerto Surabaya Diduga Keracunan Massal Usai Santap Berkat Kenduri

Surabaya, serayunusantara.com – Sedikitnya 26 warga di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap berkat dari acara selamatan tujuh hari wafatnya salah seorang warga.

Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (4/4/2026) setelah korban terus berjatuhan secara bertahap sejak Rabu (1/4/2026).

Empat warga harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara 18 warga lainnya menjalani rawat jalan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengonfirmasi data tersebut.

“Ada empat warga dirujuk di RS (rumah sakit), 18 warga rawat jalan,” kata Linda.

Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Delapan Tim Terbaik Siap Bertarung

Menurut keterangan Arif (45), Ketua RT 1 RW 7 setempat, kejadian bermula saat warga menghadiri selamatan pada Selasa (31/3/2026). Berkat yang dibawa pulang diduga menjadi penyebab keluhan.

“Ada yang bapak-bapak, ada ibu-ibu, ada anak kecil juga. Karena makan berkat yang dibawa pulang. Kalau yang dimakan di sana enggak ada apa-apa. Menunya nasi kotak,” jelasnya.

Salah satu korban, Muhammad Imron Rosidi, menceritakan gejala yang dialaminya.

“Pagi hari sudah mulai pusing aku, besoknya tanggal satu itu. Sulit untuk gerak, sakit banget. Baru setelah itu diare, (yang keluar) air semua. Ada ponakan saya sampai buang air besar darah,” ujar Imron.

Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menyatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan memanggil pemilik hajat untuk dimintai keterangan.

“Masih kita lidik dari apa makannya. Nanti kerjasama dengan Soewandhie dan Polrestabes,” ujar Rofik. (Ko/serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *