Revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro Dimulai 2026, Hadirkan Bangunan Modern Tiga Lantai

Bojonegoro, serayunusantara.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berencana melakukan revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyesuaikan peran pasar yang terus berkembang, tidak hanya sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial warga. Revitalisasi tersebut diharapkan mampu menciptakan area publik yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan, menjelaskan bahwa pembangunan ulang pasar yang berada di bantaran Bengawan Solo ini akan mengedepankan pendekatan humanis. Pasar dirancang ramah bagi pedagang maupun pengunjung, dengan anggaran sekitar Rp 80 miliar. Nantinya, bangunan lama akan digantikan gedung modern tiga lantai yang tetap mengedepankan prinsip inklusivitas.

Achmad Gunawan menyampaikan bahwa pemerintah ingin memastikan pedagang mendapatkan fasilitas yang layak. Fokus utama revitalisasi adalah menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman, sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan.

Konsep pengembangan pasar tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat masa kini tanpa menghilangkan nilai tradisional pasar rakyat. Lantai satu dan dua akan difungsikan sebagai area kios pedagang yang tertata rapi, terang, dan terbebas dari kesan kumuh. Sementara lantai tiga direncanakan sebagai fasilitas olahraga serta kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Baca Juga: Bojonegoro Terima Alokasi Pupuk Subsidi 130.177 Ton

Revitalisasi ini diharapkan tidak merugikan pedagang, justru sebaliknya mampu meningkatkan daya tarik pasar sehingga jumlah pengunjung bertambah dan kesejahteraan pedagang ikut meningkat. Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan musyawarah dengan para pedagang Pasar Kota Bojonegoro, termasuk pertemuan pada Agustus 2025 yang dipimpin Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama perangkat daerah terkait, guna menampung aspirasi pedagang.

Pembangunan fisik pasar yang berada di bawah koordinasi Dinas PKP Cipta Karya dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2026. Proyek ini diharapkan membawa semangat baru bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bojonegoro. (Ke/ha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *