Tel Aviv, serayunusantara.com — Serangan rudal yang diluncurkan Iran menghantam kawasan padat penduduk Bnei Brak, dekat Tel Aviv, pada Rabu (1/4/2026). Sebanyak 14 warga Israel terluka, termasuk seorang gadis berusia 11 tahun yang dilaporkan dalam kondisi kritis akibat luka pecahan peluru.
Layanan darurat Magen David Adom mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat. Militer Israel melaporkan bahwa Iran meluncurkan setidaknya 20 rudal antara 1 dan 2 April 2026.
Sebagian rudal diketahui menggunakan hulu ledak berisi amunisi kluster yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil ke area yang luas.
Baca Juga: Iran Konfirmasi Tembak Jatuh Jet Tempur F-15E Amerika, Operasi Penyelamatan Pilot Berlangsung
Iran menyatakan serangan tersebut merupakan balasan atas agresi AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu, dan mengeklaim hanya menargetkan sasaran militer. Namun kenyataannya, beberapa rudal mengenai kawasan sipil.
Laporan dari Institute for the Study of War mencatat bahwa Iran menembakkan sekitar 10 hingga 15 rudal per hari ke arah Israel dalam beberapa pekan terakhir.
Eskalasi konflik ini telah mendorong harga minyak dunia naik 12 persen dalam sepekan dan kontrak gas spot di Inggris melonjak lebih dari 20 persen akibat gangguan di Selat Hormuz. (Ko/serayu)

























