Tak Sekadar Teori: Anggota LPM Bhanu Tirta “Gerilya” Praktik Visual di Sudut Kampus

Blitar, serayunusantara.com — Setelah dijejali teori dasar sinematografi, puluhan peserta Kelas Videografi LPM Bhanu Tirta langsung “turun lapangan” di area Kampus “YP” UNU Blitar.

Antusiasme peserta memuncak saat mereka ditantang untuk mempraktikkan langsung ilmu yang diberikan oleh Panji Prawira.

Mulai dari mengatur komposisi cahaya hingga menentukan angle yang pas, setiap sudut kampus kini menjadi objek eksplorasi kreatif, Minggu (15/02/2026).

Suasana praktik berlangsung seru. Para anggota LPM terlihat saling berdiskusi, mencoba berbagai teknik pergerakan kamera menggunakan alat seadanya namun tetap mengedepankan kualitas artistik.

Gairah belajar ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan keterampilan produksi video menjadi prioritas bagi penggiat pers mahasiswa saat ini.

Baca Juga: Racikan Sinematik di Tangan Mahasiswa: LPM Bhanu Tirta Serap Ilmu “Dapur” Film dari Alumnus ISI Jogja

Burhan (23), salah satu anggota LPM Bhanu Tirta yang menjadi peserta, mengaku sangat puas dengan materi yang didapatkannya hari ini. Ia merasa banyak “mitos” videografi yang akhirnya terpatahkan setelah praktik langsung.

“Awalnya saya pikir videografi itu rumit dan harus pakai alat mahal. Tapi setelah dibimbing Mas Panji, kami diajarkan bahwa yang utama adalah rasa dan konsep,” ungkap Zahra dengan wajah berseri-seri.

Panitia penyelenggara menyebutkan bahwa kelas ini sengaja didesain lebih banyak porsi praktiknya agar peserta benar-benar merasakan pengalaman teknis.

Keberhasilan acara ini menjadi modal besar bagi LPM Bhanu Tirta untuk terus memproduksi karya-karya video kreatif yang edukatif.

Dengan semangat yang masih berkobar hingga akhir sesi, Kelas Videografi ini resmi ditutup dengan optimisme baru bagi masa depan jurnalisme visual di UNU Blitar. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *