Kabar Duka dari Sanankulon: Kakek Usia 95 Tahun Ditemukan Meninggal “Tergantung” di Ruang Tamu

Blitar, serayunusantara.com — Suasana duka menyelimuti Dusun Centong, Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, setelah seorang kakek berusia lanjut ditemukan meninggal dunia dengan cara “tergantung” di kediamannya.

Korban yang diketahui berinisial K (95), ditemukan pertama kali oleh sang istri dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa di ruang tamu rumah mereka.

Peristiwa ini langsung menggegerkan warga sekitar yang segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib, Sabtu (07/02/2026).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat malam.

Petugas gabungan dari Polsek Sanankulon dan tim medis Puskesmas setempat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian.

Dari hasil pemeriksaan fisik, petugas menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur tindak pidana lain pada tubuh korban.

Subandi (52), seorang tokoh masyarakat setempat yang ikut memantau situasi di lingkungan tersebut, menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah ini.

Baca Juga: Gempa Pacitan M 6,4 Merambat ke Blitar: Dua Rumah Warga Dilaporkan Mengalami Kerusakan

“Kita semua merasa kehilangan, apalagi almarhum sudah sangat sepuh. Pesan saya untuk para keluarga yang memiliki lansia di rumah, mari kita lebih sering meluangkan waktu untuk mengajak mereka mengobrol dan memberikan perhatian ekstra,” ujarnya penuh empati.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, membenarkan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah.

Keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan jenazah secara layak.

Dugaan sementara, kondisi fisik yang sudah sangat menurun dan riwayat kesehatan menjadi faktor pemicu depresi pada korban.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga akan pentingnya menjaga keharmonisan dan kepedulian terhadap warga lanjut usia di lingkungan masing-masing.

Pemerintah desa dan pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan saling menguatkan dalam menghadapi situasi duka ini. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *