Kediri, serayunusantara.com — Kabar gembira bagi warga Kota Tahu, wajah baru Alun-Alun Kota Kediri dipastikan akan segera tuntas.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri telah memberikan sinyal hijau untuk melanjutkan proyek yang sempat tertunda tersebut dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp 6,6 miliar.
Dana ini dialokasikan untuk menyelesaikan tahap akhir pembangunan agar ikon pusat kota tersebut bisa segera dinikmati oleh masyarakat luas sebagai ruang publik yang representatif, Kamis (05/02/2026).
Kelanjutan pembangunan ini menjadi prioritas setelah melalui berbagai proses evaluasi dan penyesuaian teknis. Fokus pekerjaan nantinya meliputi penyelesaian detail arsitektur, lanskap taman, hingga fasilitas penunjang lainnya yang sempat mandek.
Pemkot berkomitmen untuk mengawal proyek ini dengan ketat agar kualitas bangunan sesuai standar dan target waktu yang telah ditetapkan dapat terpenuhi tanpa kendala lagi.
Suhadi (49), seorang pedagang yang biasa beraktivitas di sekitar kawasan tersebut, menyambut positif kepastian ini.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Keluarga: Pemkot Kediri Fasilitasi Layanan KB Gratis bagi Pasangan Suami Istri
“Nanti kalau sudah resmi dibuka, mari kita jaga bersama kebersihannya. Jangan sampai bangunan yang mahal-mahal dibiayai uang rakyat ini jadi cepat rusak karena kita kurang disiplin membuang sampah atau menjaga fasilitasnya,” ungkapnya penuh harap.
Data dari dinas terkait menunjukkan bahwa keberadaan Alun-Alun yang modern sangat dinantikan untuk mendongkrak roda ekonomi di sektor UMKM dan jasa di jantung kota.
Dengan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar tersebut, diharapkan tidak ada lagi alasan untuk menunda penyelesaian pengerjaan fisik di lapangan.
Melalui langkah berani ini, Pemkot Kediri ingin membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur yang sempat tersendat tetap menjadi tanggung jawab yang harus diselesaikan demi estetika kota dan kenyamanan seluruh warganya. (Fis/Serayu)



















