Tuban, serayunusantara.com – Pemerintah Kabupaten Tuban terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti keluarga kurang mampu dan lanjut usia. Melalui berbagai program bantuan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Yantinah, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan. Dalam kehidupan sehari-harinya, Yantinah tinggal bersama ibunya, Kartini, yang sudah lanjut usia, saudaranya Sriyono yang merupakan penyandang disabilitas, serta anaknya yang masih bersekolah.
Camat Singgahan, Cahyadi Wibowo, menyampaikan bahwa Yantinah tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan tersebut telah diterimanya secara rutin sejak tahun 2024. “Beliau merupakan salah satu penerima PKH dan telah mendapatkan bantuan secara berkala sejak 2024,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan PKH yang diterima mencakup komponen kesejahteraan sosial berupa dukungan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas, serta komponen pendidikan untuk anak. Selain PKH, keluarga tersebut juga memperoleh bantuan sosial lain berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta bantuan pangan.
Cahyadi juga mengungkapkan bahwa bantuan PKH untuk periode Januari hingga Maret 2026 sudah disalurkan kepada para penerima manfaat. “Bantuan PKH periode Januari–Maret 2026 sudah disalurkan,” katanya.
Tidak hanya itu, pada 2 Februari 2026 Yantinah juga menerima bantuan sembako dari program Gerakan KORPRI Peduli yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.
Baca Juga: Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo, menjelaskan bahwa selain PKH, Yantinah juga dijadwalkan menerima bantuan wirausaha berupa 19 ekor ayam dari Sentra Margo Laras Pati. Bantuan tersebut rencananya akan diserahkan di Kantor Dinsos P3A dan PMD Tuban pada 9 Maret 2026.
Menurut Sugeng, penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Tuban mengacu pada data terpadu agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait secara berkala melakukan pembaruan data penerima, sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bantuan. Selain itu, seluruh penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban juga telah tercatat dalam data penerima bantuan sosial.
“Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar bantuan sosial dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Tuban berharap masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kehadiran pemerintah. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi wujud kepedulian agar warga dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.






















