Di Tengah Tekanan Sosial, Yatim Mandiri Kepanjen Hadirkan Harapan Baru bagi Anak Yatim di Malang

Malang, serayunusantara.com – Upaya mendukung pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa terus dilakukan oleh Yatim Mandiri Kepanjen. Melalui Program Bantuan Alat Sekolah Ceria (ASA), lembaga ini menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SDN 1 Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (15/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak enam paket bantuan berupa tas dan alat tulis diberikan kepada siswa yang membutuhkan. Meski jumlahnya terbatas, bantuan ini diharapkan mampu membantu meringankan beban serta menumbuhkan semangat belajar anak-anak penerima manfaat.

Baca Juga: Halal Bihalal Penuh Makna, Yatim Mandiri Kepanjen Hadirkan Dongeng Islami yang Bikin Puluhan Anak TPQ Terharu dan Terinspirasi

Perwakilan Yatim Mandiri Kepanjen menyampaikan bahwa program ASA merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Anak-anak adalah harapan bangsa. Menjaga mereka tetap semangat belajar adalah investasi jangka panjang yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ini juga dilakukan di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menjadi pengingat pentingnya peran bersama dalam menjaga masa depan generasi muda agar tetap tumbuh dalam lingkungan yang positif.

Baca Juga: Hangatnya Halalbihalal Gugus Nilasuwarna, Tausiyah Ustadz Irman Tekankan Makna Bahagia Dunia Akhirat

Program ASA sendiri bertujuan untuk memastikan anak-anak tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar pendidikan, sehingga tidak terhambat dalam proses belajar di sekolah.

Selain itu, Yatim Mandiri Kepanjen juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, terutama melalui dukungan terhadap program-program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Dukungan dari para donatur disebut menjadi faktor utama keberlangsungan program tersebut. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaat bantuan pendidikan. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *