Harmoni Koi di Aliran Irigasi: Cerita Warga yang Memanfaatkan Air Mengalir untuk Penghidupan

Blitar, serayunusantara.com Bagi banyak warga desa, saluran irigasi bukan hanya jalur air untuk sawah, tetapi juga peluang baru untuk menambah penghasilan.

Aliran air yang jernih dan stabil membuat masyarakat mulai membudidayakan ikan koi dengan cara yang sederhana namun tetap ramah lingkungan.

Menurut Slamet (45), warga pengelola keramba, memelihara koi di irigasi seperti memanfaatkan berkah yang sudah ada.

Ia mengatakan bahwa air yang mengalir membuat ikan lebih sehat, sementara warga tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membuat kolam.

Baca Juga: Kerupuk, Raja Pendamping Santapan yang Tak Tergantikan, Tetap Jadi Primadona Kuliner di Blitar

Keramba sederhana dipasang tanpa mengganggu fungsi irigasi. Warga menjaga kualitas air karena mereka sadar bahwa lingkungan yang baik akan memberi hasil yang baik pula. Ikan koi tumbuh dengan warna cerah, seolah menjadi penanda bahwa habitatnya mendukung.

Siti Rahma (39), warga lain yang ikut membudidayakan koi, menuturkan bahwa usaha ini membantu ekonomi keluarga. Dari penjualan koi kecil hingga ukuran dewasa, ia bisa mendapatkan tambahan pendapatan tanpa meninggalkan pekerjaan rumah dan kegiatan tani.

Meski terlihat mudah, warga tetap menerapkan pengawasan ketat. Mereka rutin memeriksa keramba, menjaga debit air agar aman saat musim hujan, serta memberi pakan secukupnya agar irigasi tidak tercemar. Semua dilakukan dengan gotong-royong dan rasa tanggung jawab.

Bagi masyarakat, budidaya koi di irigasi bukan hanya usaha sampingan. Ini adalah cara bersama memanfaatkan alam secara arif, menjaga kebersihan, dan menambah harapan. Dari aliran air sederhana, lahirlah manfaat besar bagi warga sekitar. (Ke/ha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *