Blitar, serayunusantara.com – Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan kawasan Pantai Serang dengan Desa Sumbersih di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kini memasuki tahap akhir.
Infrastruktur tersebut diproyeksikan segera dapat dimanfaatkan masyarakat dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ruas jalan sepanjang sekitar 4,3 kilometer itu menghubungkan kawasan wisata Pantai Serang dengan Desa Sumbersih di Kecamatan Panggungrejo. Jalur tersebut merupakan bagian dari jaringan Jalan Lintas Selatan yang membentang di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa.
Baca Juga: Deretan Pantai Indah di Jalur JLS Tulungagung Jadi Daya Tarik Wisatawan
Proyek pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan selatan Jawa Timur.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan bahwa pembangunan JLS tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi alternatif, tetapi juga sebagai sarana untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya relatif sulit dijangkau.
“Pembangunan JLS ini bukan hanya menjawab kebutuhan akses transportasi, tetapi juga membantu memperkecil kesenjangan pembangunan antara wilayah selatan dan utara Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran jalur tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mempermudah akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan pesisir selatan.
Baca Juga: Motor Oleng dan Tabrak Pembatas, Pengendara Kawasaki Ninja Tewas di JLS Blitar
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek JLS, Leo Aditya Mahardika, menjelaskan bahwa secara konstruksi jalan tersebut telah tersambung sepenuhnya. Saat ini pengerjaan tinggal menyisakan tahap akhir sebelum dapat digunakan secara penuh oleh masyarakat.
“Panjang jalannya sudah tersambung semua. Tinggal finishing seperti marka di sisi tepi jalan, setelah itu bisa dinyatakan selesai sepenuhnya,” kata Leo.
Ia menyebutkan bahwa setelah proses penyelesaian akhir rampung, ruas jalan tersebut ditargetkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Pantai Trenggalek Meningkat Sejak JLS Dibuka
Selain memperlancar konektivitas, keberadaan jalan baru ini juga diyakini dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. Akses yang lebih mudah menuju kawasan wisata diperkirakan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke pantai-pantai di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Dengan terbukanya jalur transportasi yang lebih baik, peluang usaha bagi masyarakat setempat seperti warung makan, jasa parkir, penginapan, hingga pelaku UMKM diperkirakan akan ikut berkembang seiring meningkatnya aktivitas pariwisata.
Pembangunan JLS sendiri merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mengembangkan kawasan pesisir selatan yang selama ini dinilai masih tertinggal dibanding wilayah utara Jawa Timur.
Ke depan, pembangunan jalur tersebut juga direncanakan akan dilanjutkan ke segmen berikutnya guna memperluas jaringan jalan di kawasan selatan Kabupaten Blitar serta memperkuat konektivitas antarwilayah di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. (san/serayu)
























