Kepri Unggul di Wisata Kuliner dan Belanja Didukung Wisata Alam dan Budaya

Menparekraf Sandiaga Uno hadir dalam kegiatan Big Bazaar & Jajan Bareng Mas Menteri di Grand I Hotel Batam, Senin (1/1/2024). (Foto: Kemenparekraf RI)

Batam, serayunusantara.com – Melansir dari laman Kemenparekraf RI, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut selain wisata alam dan budaya yang sangat menarik, Kepulauan Riau (Kepri) juga unggul di wisata kuliner dan belanja.

Menparekraf Sandiaga di kegiatan Big Bazaar & Jajan Bareng Mas Menteri di Grand I Hotel Batam, Senin (1/1/2023) mengatakan, tidak salah jika banyak wisatawan yang datang ke Kepri selain untuk mengunjungi destinasi wisatanya, juga untuk menikmati kuliner khasnya.

“Kuliner ini menjadi alasan dari 63 persen wisatawan dalam berwisata dimana 50 persen setelah itu mereka memilih berbelanja. Ini yang menjadi daya tarik dan andalan bagi Batam khususnya Kepri,” ujar Menparekraf Sandiaga.

 

Menparekraf juga menjelaskan, kuliner khas daerah menjadi keunggulan lain dalam pariwisata. Karena wisatawan yang datang ke Batam pasti akan membawa oleh-oleh makanan khas setempat.

Baca Juga: Menparekraf Ingin Ekowisata Pemancingan Poyotomo Tarik Wisman Singapura dan Malaysia

“Biasanya wisatawan tak hanya datang ke tempat wisata, mereka juga akan bertanya kuliner khas daerah yang dikunjungi. Karena itu promosi kuliner juga penting, tidak hanya itu, mereka juga akan membawa oleh-oleh,” katanya.

 

Menparekraf Sandiaga mengatakan, potensi tersebut sudah terbentuk dan pasarnya sudah ada untuk Kepri. Maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan terus mendung para pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan nilai tambah usahanya.

“Karena pasarnya sudah terbentuk maka usaha-usaha pelaku UMKM ini harus didukung melalui pelatihan dan pembekalan beberapa tips dalam melakukan pemasaran. Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga akan terus mendampingi termasuk memberikan permodalan sebagai bagian dari pemberdayaan para pelaku UMKM yang ditargetkan mampu membuka lapangan kerja baru hingga 4,4 juta di tahun 2024,” katanya.

 

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga, Inspektur Utama Kemenparekraf/Baparekraf Bayu Aji, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Oneng Setya Harini, Direktur Pemasaran Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf Dwi Marhen Yono,  Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf R. Wisnu Sindhutrisno, dan Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *