Blitar, serayunusantara.com — Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota terjun langsung ke lapangan untuk memastikan kelaikan armada angkutan umum.
Bertempat di Terminal Patria, Kapolres memimpin kegiatan inspeksi keselamatan atau ramcek terhadap bus-bus antarnegara maupun antarkota.
Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kendala teknis pada kendaraan, Rabu (04/02/2026).
Pemeriksaan meliputi berbagai komponen vital, mulai dari fungsi rem, lampu, kondisi ban, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan dan izin trayek.
Tidak hanya fokus pada kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta tes urine bagi para sopir dan kru bus untuk memastikan mereka dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh obat-obatan terlarang saat membawa penumpang.
Siswanto (45), salah seorang penumpang yang sedang menunggu keberangkatan di Terminal Patria, merasa lebih tenang dengan adanya inspeksi mendadak ini.
Baca Juga: Gatotkaca dan Werkudara Turun ke Aspal Blitar demi Keselamatan Berkendara
“Tips dari saya untuk para penumpang lain, perhatikan juga perilaku sopir saat di jalan. Kalau ugal-ugalan, jangan segan untuk mengingatkan atau lapor lewat nomor pengaduan yang ada di bus,” tuturnya.
Data dari Satlantas Polres Blitar Kota menunjukkan bahwa faktor teknis kendaraan sering kali menjadi pemicu kecelakaan fatal di jalan raya.
Melalui kegiatan ramcek ini, Kapolres berharap para pengusaha otobus (PO) lebih disiplin dalam melakukan perawatan rutin armada mereka.
Bagi kendaraan yang ditemukan tidak laik jalan, petugas memberikan sanksi tegas berupa teguran hingga larangan beroperasi sementara sampai perbaikan dilakukan.
Sinergi antara kepolisian, pihak terminal, dan kru angkutan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini diharapkan dapat mewujudkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat yang melintas di wilayah hukum Blitar Kota. (Fis/Serayu)







