Jember, serayunusantara.com – Pemerintah Kabupaten Jember kembali mencatat prestasi Tingkat Nasional setelah menembus peringkat 10 besar kategori Pemerintah Kabupaten dengan predikat Kualitas Tertinggi dari Ombudsman Republik Indonesia, Kamis (19/02/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara serah terima Opini Ombudsman RI yang digelar di Ruang Binaloka Adhikara, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Capaian ini memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik di Indonesia.
Prestasi tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengimplementasikan amanat Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 serta penguatan pengawasan terhadap potensi maladministrasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menyampaikan apresiasi atas peningkatan capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil tahun 2025 menunjukkan tren yang semakin positif dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, posisi kita naik dari peringkat ke-12 nasional pada 2024 menjadi peringkat 10 besar di 2025 ini. Perubahan ini menunjukkan bahwa upaya perbaikan sistem pelayanan publik yang kami lakukan berjalan di jalur yang benar,” ujar Regar mewakili Bupati Jember, Gus Fawait.
Penilaian Ombudsman tahun ini mencakup sejumlah Organisasi Perangkat Daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, antara lain Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta RSD dr. Soebandi. Evaluasi dilakukan dengan indikator yang lebih ketat sesuai Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025.
Menurut Regar, metode penilaian terbaru tidak lagi hanya menitikberatkan pada kepatuhan administratif, tetapi juga menilai efektivitas pencegahan maladministrasi serta kualitas output pelayanan kepada masyarakat.
Meski telah meraih predikat Kualitas Tertinggi, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan. Capaian ini disebut sebagai pemicu semangat bagi seluruh aparatur sipil negara untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik.
“Sesuai arahan pimpinan, target kami bukan sekadar penghargaan, melainkan bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar transparan, akuntabel, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Jember tanpa terkecuali,” pungkasnya.
Dengan hasil tersebut, Jember kini sejajar dengan kabupaten terbaik dari total 170 pemerintah kabupaten yang menjadi objek penilaian Ombudsman RI pada periode 2025. (suli)
























