Malang, serayunusantara.com – Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan Pondok Romadhon di SDI As Salam, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Ahad (8/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Laznas Yatim Mandiri menghadirkan pencerita nasional, Kak Rossa, untuk memberikan tausyiah kepada para siswa melalui metode dongeng yang atraktif.
Kak Rossa tampil dengan gaya penyampaian yang energik dan interaktif. Dengan bantuan boneka karakter sebagai media bercerita, ia berhasil menciptakan suasana hangat yang membuat para siswa terjun langsung dalam dialog-dialog jenaka sepanjang sesi berlangsung.
Baca Juga: Hujan Gol di Malang: Arema FC Menyerah 3-4 dari Bali United dalam Laga Sengit
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 45 siswa serta jajaran dewan guru. Sejak awal acara, ruang pertemuan dipenuhi gelak tawa dan perhatian penuh dari para peserta yang menyimak pesan-pesan moral di balik alur cerita yang disampaikan.
Dalam dongengnya, Kak Rossa menyisipkan berbagai nilai kebaikan, mulai dari pentingnya menghormati orang tua dan guru hingga ajakan untuk menumbuhkan akhlak mulia sejak dini.
Metode penceritaan yang komunikatif ini dinilai lebih efektif agar pesan-pesan religius mudah diserap dan dipahami oleh anak-anak.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Pondok Romadhon yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan (fun learning) dan edukatif.
Baca Juga: Hujan Gol di Malang: Arema FC Menyerah 3-4 dari Bali United dalam Laga Sengit
Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah atas terselenggaranya kegiatan ini. Salah satu guru SDI As Salam mengungkapkan harapannya agar materi yang disampaikan mampu memotivasi siswa dalam membentuk karakter positif.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan menambah semangat mereka dalam belajar serta memahami nilai-nilai kebaikan,” ujarnya di sela-sela acara.
Pihak sekolah juga berharap sinergi dengan Laznas Yatim Mandiri dapat terus berlanjut di masa depan, terutama dalam menghadirkan program-program pembinaan siswa yang kreatif dan berdampak luas. (Dani/serayu)
























