Malang, serayunusantara.com – Akses masuk kawasan Portal Karangkates, Kabupaten Malang, pada Rabu (1/4/2026) terpantau terbuka tanpa penjagaan petugas. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat melintas tanpa adanya pungutan biaya.
Kondisi ini terjadi setelah sebelumnya muncul aksi penolakan terhadap sistem portal oleh seorang warga Sumberpucung yang dikenal dengan sapaan Cak Dur. Aksi tersebut sempat menjadi perhatian publik dan beredar luas di media sosial.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak terlihat aktivitas penjagaan seperti hari-hari sebelumnya. Palang pintu dalam kondisi terbuka, sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan lancar.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Cak Dur warga setempat melintas di portal serta menyampaikan permintaan kepada petugas agar palang dibuka. Selain itu, kelompok warga juga sempat memasang spanduk berisi ajakan agar akses portal digratiskan untuk masyarakat.
Baca Juga: Hindari Pemeriksaan OJK, Tersangka Kasus BPR Malang Ditangkap di Stasiun Gambir
Dalam keterangannya kepada jurnalis, Cak Dur menyampaikan bahwa spanduk tersebut juga memuat pernyataan bernada peringatan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya menginginkan akses portal dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat, serta mengingatkan agar tidak ada pihak yang menurunkan spanduk tersebut, yang menurutnya dapat memicu reaksi dari masyarakat.
“Jika ada yang menurunkan spanduk ini, akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Ini menyangkut kepentingan bersama,” ujar Cak Dur kepada jurnalis.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai perubahan sistem operasional portal tersebut.
Warga yang melintas menyambut kondisi ini dengan beragam tanggapan. Sebagian mengaku terbantu dengan dibukanya akses, sementara lainnya berharap ada kejelasan kebijakan ke depan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. (Dani/serayu)

























