Blitar, serayunusantara.com — Pameran seni “Mantra Ibu” di Blitar Art Center (BAC) tidak hanya menyajikan karya-karya statis yang terpajang indah, tetapi juga menawarkan pengalaman interaktif yang memukau.
Salah satu daya tarik utamanya adalah sesi “Live Painting”, di mana seniman secara langsung menciptakan karya di hadapan para pengunjung.
Pertunjukan ini berlangsung secara berkala selama periode pameran, mulai 27 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.
Sesi lukisan langsung ini memberikan kesempatan langka bagi pengunjung untuk menyaksikan proses kreatif seorang seniman dari awal hingga akhir.
Dari coretan sketsa awal hingga sapuan kuas terakhir yang membentuk sebuah karya utuh, setiap tahapan menjadi tontonan yang edukatif dan inspiratif.
Para seniman yang berpartisipasi dalam sesi live painting ini rata-rata memilih tema yang selaras dengan “Mantra Ibu”, yaitu mengenai kasih sayang, kekuatan, atau refleksi pribadi tentang sosok ibu.
Seorang seniman lokal yang ikut serta dalam sesi live painting, mengungkapkan bahwa aktivitas ini merupakan cara untuk mendekatkan seni kepada masyarakat.
Menurutnya, banyak orang berpikir melukis itu rumit. Dengan live painting, kami ingin menunjukkan bahwa seni itu proses yang mengalir, bisa dinikmati setiap tahapannya.
“Apalagi tema ibu ini sangat personal, jadi saat melukis langsung, saya juga merasakan emosinya,” jelasnya sambil sesekali berinteraksi dengan penonton.
Pengunjung terlihat antusias menyaksikan setiap goresan kuas yang mengalir di kanvas. Banyak di antara mereka yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel.
Kegiatan ini diharapkan dapat memicu minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih mengenal dan mencintai seni rupa, sekaligus memahami bahwa seni adalah proses yang dinamis dan ekspresif. (Fis/Serayu)












