Blitar, serayunusantara.com — Donor darah sering kali dianggap hanya sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Namun, para ahli kesehatan menekankan bahwa rutin mendonorkan darah secara berkala juga memberikan segudang manfaat medis yang luar biasa bagi tubuh sang pendonor itu sendiri.
Selain membantu menjaga sirkulasi darah, donor darah secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, Kamis (08/01/2026).
Proses pengambilan darah merangsang sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel-sel darah merah yang baru dan lebih sehat. Hal ini membuat tubuh terasa lebih segar dan metabolisme menjadi lebih lancar.
Selain itu, donor darah juga menjadi sarana pemeriksaan kesehatan gratis, karena setiap kantong darah yang diambil akan melalui uji saring berbagai penyakit menular sebelum diberikan kepada pasien.
dr. Maya (39), seorang dokter pendamping di unit transfusi darah lokal, menjelaskan mekanisme positif dari aktivitas ini.
Ia mengatakan, bahwa setiap kali kita mendonor, tubuh akan melakukan regenerasi sel darah. Keuntungan lainnya adalah membantu menjaga keseimbangan kadar zat besi dalam darah.
Menurutnya, zat besi yang berlebihan dapat meningkatkan oksidasi kolesterol yang berbahaya bagi pembuluh darah.
“Jadi, selain menyelamatkan nyawa orang lain, pendonor sebenarnya sedang melakukan detoksifikasi alami bagi tubuhnya sendiri,” ungkap dr. Maya.
Dengan banyaknya manfaat yang didapatkan, masyarakat diimbau untuk tidak ragu menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat.
Kesehatan yang terjaga dan kepuasan batin setelah membantu sesama menjadi kombinasi sempurna dari aksi donor darah ini. (Fis/Serayu)











