Usai Viral Aksi Tanam Pisang, Bupati Nganjuk Cek Langsung Jalan Rusak di Desa Betet

Nganjuk, serayunusantara.com – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bergerak cepat menindaklanjuti aksi protes warga yang viral di media sosial, berupa penanaman pohon pisang di tengah jalan rusak sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi infrastruktur. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, turun langsung meninjau ruas jalan di Dusun Bandung, Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Rabu (11/2/2026), guna melihat kondisi riil sekaligus memastikan penanganannya.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah beredarnya berbagai unggahan yang memperlihatkan kerusakan jalan cukup parah dan membahayakan pengguna. Dalam peninjauan itu, Marhaen Djumadi menyusuri ruas jalan yang dikeluhkan warga dan membandingkannya dengan kondisi jalan di sejumlah wilayah lain yang sebelumnya ia lewati.

Ia mengakui, kondisi jalan di Desa Betet termasuk yang paling memprihatinkan. Saat melintas dari Tanjunganom hingga Kampung Baru, jalan relatif mulus, berbeda dengan ruas di Dusun Bandung yang tampak berlubang dan bergelombang.

Menurutnya, aspirasi warga merupakan hal yang wajar, termasuk melalui aksi simbolik penanaman pohon pisang sebagai pengingat bagi pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan.

Baca Juga: Perluasan FO dan CCTV hingga Desa Jadi Prioritas di Kabupaten Nganjuk

Marhaen Djumadi menjelaskan, kerusakan jalan dipicu dua faktor utama. Pertama, tingginya lalu lintas kendaraan berat, khususnya truk pengangkut batu bata, mengingat wilayah tersebut merupakan sentra industri batu bata. Muatan berlebih dinilai mempercepat kerusakan permukaan jalan. Kedua, sistem drainase yang kurang optimal sehingga air kerap menggenang dan memperparah kerusakan aspal.

Sebagai langkah awal, Pemkab Nganjuk akan melakukan penanganan darurat melalui skema URCPJ (Unit Reaksi Cepat Pemeliharaan Jalan). Upaya ini difokuskan agar jalan dapat kembali dilalui dengan aman dalam waktu dekat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia menegaskan, perbaikan darurat ini bersifat sementara. Ke depan, pemerintah daerah akan menyiapkan perbaikan permanen secara bertahap, termasuk perkuatan lapisan jalan serta pembenahan drainase agar kerusakan tidak terulang.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Nganjuk menegaskan komitmennya untuk tanggap terhadap keluhan masyarakat serta memperbaiki infrastruktur berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *