Ziarah ke Kota Proklamator, Boediono Berikan Penghormatan di Makam Bung Karno

Blitar, serayunusantara.com — Suasana khidmat menyelimuti kawasan Wisata Religi Makam Bung Karno (MBK) pada Selasa pagi (24/3/2026). Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Boediono, melakukan kunjungan personal ke Kota Blitar dalam rangka melaksanakan ziarah ke makam keluarga serta pusara sang Proklamator, Ir. Soekarno.

Kunjungan ini menjadi momen refleksi sekaligus bentuk penghormatan tinggi terhadap jasa para pendahulu bangsa.

Boediono tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dengan didampingi oleh pihak keluarga serta sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kota Blitar. Kehadiran tokoh bangsa ini disambut dengan suasana tenang dan tertib oleh petugas di area pemakaman.

Setibanya di kompleks makam, Boediono langsung menuju area nisan untuk memanjatkan doa secara sederhana namun penuh dengan kekhusyukan.

Rangkaian ziarah ini diawali dengan mengunjungi makam keluarga besarnya yang berada di Blitar, sebelum kemudian berlanjut ke pusara Presiden pertama Republik Indonesia.

Di depan nisan Bung Karno, Boediono tampak terpaku sejenak dalam doa yang dalam, menghormati spirit perjuangan kemerdekaan yang diwariskan oleh Sang Fajar.

Baca Juga: Menguak Misteri Makam Gantung Blitar, Warisan Ilmu Pancasona dan Karomah Eyang Joyodigo

Prosesi doa berlangsung sangat tertib, menciptakan atmosfer religius yang kental di tengah kompleks bangunan berasitektur khas Jawa tersebut.

Agenda ini diketahui merupakan bagian dari kegiatan pribadi Boediono selama berada di Blitar. Meski bersifat internal, kehadiran mantan Gubernur Bank Indonesia ini tetap menarik perhatian masyarakat dan peziarah lain yang sedang berada di lokasi.

Sikap rendah hati yang ditunjukkan beliau selama prosesi ziarah mencerminkan nilai luhur bangsa dalam menghargai sejarah dan tokoh-tokoh besar yang telah meletakkan fondasi negara.

Pemerintah Kota Blitar menyambut hangat kehadiran Boediono. Pihak pemerintah menilai bahwa kunjungan tokoh nasional ke Makam Bung Karno memiliki makna strategis, terutama dalam memupuk kembali semangat nasionalisme di tengah masyarakat luas.

Selain sebagai destinasi wisata religi, MBK diharapkan terus konsisten menjadi sarana edukasi sejarah yang vital bagi generasi muda untuk memahami akar perjuangan bangsa.

Seluruh rangkaian kegiatan ziarah berlangsung dengan lancar dan aman hingga selesai. Kesadaran masyarakat sekitar untuk menjaga kondusivitas area makam turut mendukung kelancaran prosesi ini.

Dengan berakhirnya kunjungan tersebut, semangat untuk terus merawat memori kolektif bangsa melalui penghormatan kepada para pahlawan diharapkan tetap terjaga di hati masyarakat Kota Blitar. (Fis/Serayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *