16 Keluarga Asal Kabupaten Madiun Diberangkatkan ke Sulawesi Selatan

Madiun, serayunusantara.com – Pemerintah Kabupaten Madiun secara resmi melepas transmigran menuju UPT Lagading, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di Graha Praja Mukti, Puspem Caruban, Senin (15/12/2025), dan dihadiri jajaran pemda, perangkat desa, serta keluarga transmigran.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, melaporkan bahwa pelaksanaan transmigrasi 2025 telah sesuai ketentuan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Timur.

Ia menjelaskan, program ini diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, industri, dan jasa. Selain itu, transmigrasi juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Arik menambahkan, seluruh calon transmigran telah melalui tahapan seleksi dan pembekalan. Proses tersebut dilakukan agar peserta siap secara mental, keterampilan, dan administrasi saat tiba di lokasi tujuan.

Pemkab Madiun juga memberikan pendampingan menyeluruh bagi keluarga transmigran. Tidak hanya kepala keluarga, para istri turut dibekali pelatihan usaha rumahan guna menambah sumber penghasilan.

Baca Juga: Penambahan KA Jelang Nataru 2025-2026, Daop 7 Madiun Siapkan KA Brantas

Selain pelatihan, transmigran memperoleh bantuan stimulan berupa modal awal sebesar Rp7,5 juta serta sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan di lingkungan tempat tinggal.

Arik berharap para transmigran mampu bekerja keras dan cepat beradaptasi. Fasilitas hunian yang disediakan dinilai lebih layak, lengkap dengan lahan pekarangan dan lahan garapan bertahap hingga satu hektare.

Ia menyebutkan, pada 2025 Jawa Timur memberangkatkan 16 kepala keluarga transmigran, dengan 10 di antaranya ditempatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Madiun, Soedjiono, menilai transmigrasi sebagai peluang besar bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memindahkan penduduk, tetapi juga mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Sementara itu, salah satu calon transmigran asal Madiun, Anton, mengaku antusias mengikuti program tersebut. Ia berharap transmigrasi menjadi awal kehidupan baru yang lebih baik dengan kesiapan mental yang matang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *